Barat Ngotot Sita Aset Rusia Rp4.789 Triliun Bikin IMF Waswas

Sabtu, 18 Mei 2024 - 05:53 WIB
loading...
A A A
IMF telah berulang kali memperingatkan bahwa rencana Barat untuk menyita aset Rusia yang dibekukan dapat menimbulkan risiko yang tidak terduga.

Dorongan untuk merebut uang Kremlik, yang dipimpin oleh AS, telah menyebabkan keretakan di antara elit politik G7 dan Uni Eropa. AS, yang hanya memegang USD6 miliar dari aset Rusia USD300 miliar yang dibekukan, telah lama mendorong sekutunya untuk melakukan penyitaan secara langsung.

Beberapa pejabat Barat telah mendukung gagasan itu, bahkan menyarankan untuk mentransfer dana tersebut ke Ukraina, atau setidaknya menggunakan bunga yang dihasilkan dari aset. Namun, pendekatan ini telah menghadapi tentangan dari Bank Sentral Eropa dan kritik dari IMF.

Sementara pendukung Barat, umumnya setuju bahwa aset yang dibekukan harus digunakan untuk membantu Ukraina, namun di antara ada perdebatan tentang apakah penyitaan langsung akan legal.

Di sisi lain Moskow telah berulang kali mengatakan, bahwa menyita asetnya akan sama dengan pencurian dan selanjutnya akan merusak kepercayaan global terhadap sistem keuangan Barat. Rusia juga memperingatkan bahwa mereka akan membalas jika langkah tersebut diambil.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
Bos IMF Peringatkan...
Bos IMF Peringatkan Dunia Tak Akan Pernah Normal Lagi: Bersiap Hadapi Gelombang Krisis Baru
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
IMF, Bank Dunia, dan...
IMF, Bank Dunia, dan IEA Ketar-ketir Kelangkaan BBM di Depan Mata
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Rekomendasi
Peristiwa di Bulan Muharram...
Peristiwa di Bulan Muharram : Di Hari Asyura, Nabi Idris AS Diangkat ke Langit
FIFA Beri Lampu Hijau,...
FIFA Beri Lampu Hijau, Michael Oliver Pimpin Laga Belanda vs Swedia
Daya Tarik Menarik Thailand:...
Daya Tarik Menarik Thailand: Eksplorasi Kota Bangkok dan Keindahan Pesisir Pattaya
Berita Terkini
Harga Batu Bara buat...
Harga Batu Bara buat PLN Bakal Naik, Begini Penjelasan Bahlil
Bekasi Fajar Cetak Laba...
Bekasi Fajar Cetak Laba Rp30 Miliar, Targetkan Penjualan Lahan Rp600 Miliar
Pertamina Masuk Fortune...
Pertamina Masuk Fortune Southeast Asia 500, Cermin Kekuatan Ekonomi Nasional di Mata Dunia
Bahlil Mengakui Pembangkit...
Bahlil Mengakui Pembangkit PLN Kekurangan Suplai Batu Bara Medium
Antipasi Lonjakan Pengguna,...
Antipasi Lonjakan Pengguna, Jasa Marga Intensifkan Preservasi Rutin Jalan Tol
Keterlambatan RKAB 2026...
Keterlambatan RKAB 2026 Dinilai Hambat Pasokan Batu Bara PLTU Jawa-Bali
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved