alexametrics

Pengusaha Hotel dan Restoran Sambut Baik Penurunan Harga Tiket Pesawat

loading...
Pengusaha Hotel dan Restoran Sambut Baik Penurunan Harga Tiket Pesawat
Penurunan harga tiket pesawat oleh Garuda Indonesia mendapatkan sambutan baik dari Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Bangka Belitung (Babel). Foto/Ilustrasi
A+ A-
PANGKALPINANG - Ketua Umum BPD Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Bangka Belitung (Babel) Bambang Patijaya mengemukakan, bahwa PHRI Babel mengapresiasi langkah Garuda Indonesia Group terhadap penurunan harga tiket di seluruh rute 20%. Pasalnya, mahalnya tiket maskapai dinilai telah memukul industi perhotelan dan restoran.

"Terkait turunnya tiket pesawat di seluruh rute penerbangan. Kami PHRI Babel menyambut baik kebijakan Garuda yang menurunkan harga tiket secara umum 20%," ujarnya kala diwawancarai di Pangkalpinang, Sabtu (16/2/2019).

Lebih lanjut, Bambang menilai kenaikan itu dianggap sebagai biang keladi tingkat okupansi perhotelan menurun, dikarenakan minat masyarakat untuk pergi berlibur menurun. "Gak hanya di sini (Babel) saja, permasalahan ini sudah di nasional. Mahalnya tiket membuat lesu minat masyarakat untuk terbang berlibur ke daerah-daerah, imbasnya hotel dan restoran sepi," ungkapnya.



Sehingga Presiden Jokowi langsung mengakomodir keluhan para pelaku usaha hotel dan restoran, saat menghadiri rakernas PHRI di Jakarta beberapa waktu lalu. "Kita menyambut baik pak Presiden merespons keluhan pelaku pariwisata dan masyarakat umumnya, terhadap mahalnya harga tiket pesawat," sebutnya.

Menurut Bambang, ini merupakan buntut daripada keluhan PHRI dalam pidatonya di acara rakernas HUT PHRI yang ke-50 di Jakarta tiga hari lalu kepada Presiden. "Kemudian pak Presiden memanggil stakeholder terkait guna menyelesaikan permasalahan tersebut dan akhirnya harga tiket Garuda turun 20%. Perjuangan yang dilakukan PHRI berbuah manis, dan berhasil. Presiden pun merespons positif," tuturnya.

Sebelumnya Presiden Jokowi berpidato dalam rakernas PHRI di Jakarta, Presiden menyoroti harga tiket mahal menyebabkan lesunya bisnis hotel dan restoran, serta resmi mencabut larangan kementerian dan pemda untuk rapat di hotel.

"Dalam rakernas PHRI di Jakarta kemarin kita PHRI Babel hadir. Saya memuji Ketum BPP PHRI Haryadi Sukamdani karena sudah menyampaikan keluh kesah pelaku pariwisata dan masyarakat kepada pak Presiden terhadap mahalnya tiket pesawat," sahut pria yang akrab disapa BPJ tersebut.

Diketahui pada Kamis 14 Februari 2019, Garuda Indonesia Group mengumumkan penurunan harga tiket di seluruh rute penerbangan sebesar 20%. Garuda Indonesia Group memiliki layanan full service Garuda Indonesia dan Low Cost Carrier (LCC) Citilink Indonesia dan Sriwijaya Air, NAM Air Group.
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak