Presiden Iran Dilaporkan Tewas, Ini Dampaknya bagi Ekonomi Dunia

Senin, 20 Mei 2024 - 13:27 WIB
loading...
A A A
Baca Juga: Presiden Iran Ebrahim Raisi dan Rombongan Dilaporkan Tewas dalam Kecelakaan Helikopter Jatuh

Setelah menguat sepanjang pekan, kenaikan harga minyak dunia di awal pekan ini dipicu informasi tentang kecelakaan helikopter yang menewaskan Presiden Iran Ebrahim Raisi. Sebelum ini, Brent dan WTI AS naik karena membaiknya indikator ekonomi Amerika Serikat dan China yang menjadi konsumen minyak terbesar di dunia.

2. Kondisi Ekonomi

Ebrahim Raisi naik sebagai Presiden Iran pada 2021. Pengaruh kepemimpinannya terhadap kebijakan dalam negeri selama masa kepresidenan telah dirasakan secara lebih mendalam. Namun, selama pemerintahannya, Iran mengalami kemerosotan ekonomi yang parah. Mengutip NewYorkTimes, kondisi ini tak bisa dilepaskan dari faktor sanksi internasional dan tingginya angka pengangguran.

Baca Juga: Presiden Iran Ebrahim Raisi Tewas Kecelakaan Helikopter, Sabotase Israel?
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Aden Indonesia Sinergi...
Aden Indonesia Sinergi Perkuat Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Routa
Dokumen Rahasia Bocor!...
Dokumen Rahasia Bocor! Qatar Diam-diam Tawarkan Kesepakatan Gelap ke Iran
Harga Minyak Dunia Anjlok,...
Harga Minyak Dunia Anjlok, Kapan Pertamax Ikut Turun?
AS-Iran Berdamai, Harga...
AS-Iran Berdamai, Harga Minyak Terjun Bebas ke Bawah USD80 per Barel
Indonesia Tak Lagi Bergantung...
Indonesia Tak Lagi Bergantung Impor Minyak Timur Tengah
Kapal Tanker India Lintasi...
Kapal Tanker India Lintasi Selat Hormuz, Tandai Pulihnya Jalur Strategis usai Kesepakatan Damai AS-Iran
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Rekomendasi
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Tersangka Baru Kasus...
Tersangka Baru Kasus Kuota Haji Ajukan Penangguhan Penahanan
Dina Masyusin Salurkan...
Dina Masyusin Salurkan Bantuan Kursi Roda untuk Warga Rawa Buaya
Berita Terkini
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai FOMC, Indodax Ingatkan Manajemen Risiko
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
BEI Tegaskan MSCI Belum...
BEI Tegaskan MSCI Belum Putuskan Status Pasar Saham RI
Rupiah Hari Ini Masih...
Rupiah Hari Ini Masih Terseok-seok ke Posisi Rp17.804 per Dolar AS
JustMarkets Luncurkan...
JustMarkets Luncurkan Trading Saham SpaceX untuk Klien
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved