Kementan Ajak Petani dan Penyuluh Manfaatkan Bahan Organik

Jum'at, 01 Mei 2020 - 15:06 WIB
loading...
A A A
"Penyuluh harus tetap berjuang untuk meningkatkan pertanian. Yang penting kita harus mengganti metodenya. Kita bisa terapkan penyuluhan seperti ini, khususnya buat petani yang melek teknologi," tuturnya.

Dedi mengatakan, video yang diputar saat teleconference bisa di-download dan bisa diputar setiap saat. Penyuluh pun bisa memanfaatkan dan bisa dipraktikkan bersama petani, bisa langsung diaplikasikan. Sehingga produktivitas petani meningkat dengan kompos yang disampaikan.

Diakuinya, ada tantangan yang harus ditemui penyuluh. Khususnya, penyuluh di kawasan Papua, Kalimantan, Sulawesi, dan Sumatra. Penyuluh harus menempuh waktu berjam-jam untuk pindah dari satu desa ke desa lain.

"Keluhan itu sudah kita dengar. Apalagi saat pandemi seperti ini, ada aturan yang harus kita ikuti. Tapi, aktivitas pertanian harus jalan terus. Petani harus turun ke sawah, turun ke kebun. Penyuluh juga harus dampingi petani ke sawah, ke kebun. Pertanian tidak boleh berhenti, pertanian tidak boleh bersoal. Selama ada kehidupan, pertanian harus terus berjalan meski dalam kondisi sulit," katanya.
(bon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Amran Klaim Teknologi...
Amran Klaim Teknologi Pertanian Papua Setara dengan Jepang dan AS
Syngenta Indonesia Kenalkan...
Syngenta Indonesia Kenalkan Inovasi Pertanian di PENAS KTNA XVII
Mentan Amran Kumpulkan...
Mentan Amran Kumpulkan Civitas Akademika UGM, Percepat Inovasi dan Hilirisasi Pertanian
Dataran Tinggi Tak Lagi...
Dataran Tinggi Tak Lagi Area Pinggiran, UPLAND Jadikannya Pilar Kedaulatan Pangan
Gandeng Mitra Global,...
Gandeng Mitra Global, PT WCS Dorong Ekosistem Pertanian Berbasis Digital
Bidik Pasar Indonesia...
Bidik Pasar Indonesia Timur, Jafran Indonesia Kenalkan JR 737 di PENAS XVII
Dirjenbun Kementan Pastikan...
Dirjenbun Kementan Pastikan Perlindungan dan Pemberdayaan Petani
Mahasiswa ITS Kembangkan...
Mahasiswa ITS Kembangkan Nanopestisida yang Tahan Hujan dan Paparan Sinar UV
Rembug Tani Jabar di...
Rembug Tani Jabar di Tasikmalaya, Apkarindo Perkuat Sinergi Demi Masa Depan Karet Rakyat
Rekomendasi
Prabowo Panggil Luhut...
Prabowo Panggil Luhut hingga Chatib Basri di Hambalang, Bahas Apa?
Pelimpahan Perkara Febrie...
Pelimpahan Perkara Febrie Adriansyah Dinilai Jadi Ujian Integritas Kejaksaan
Aplikasi SIAP DAN, Inovasi...
Aplikasi SIAP DAN, Inovasi Pemkab Bandung dalam Perkuat Pengawasan Berbasis Digital
Berita Terkini
Mengintegrasikan AI...
Mengintegrasikan AI Demi Mewujudkan Ekosistem Investasi Mass Market
UE Putar Haluan Kembali...
UE Putar Haluan Kembali ke Pelukan Rusia, Rogoh Dana Raksasa Rp123 Triliun demi LNG
Harga MinyaKita Tembus...
Harga MinyaKita Tembus Rp16.000 per Liter di Atas HET, Apa Sebabnya?
Kimia Farma Siapkan...
Kimia Farma Siapkan Rantai Layanan Hulu-Hilir Percepat Penanggulangan TB
Esgin dan Agraus Resources...
Esgin dan Agraus Resources Sinergi Garap Potensi Investasi Hijau dan Ekonomi Karbon
Kasus Hukum Febrie Momentum...
Kasus Hukum Febrie Momentum Audit Menyeluruh Tata Kelola Sawit Sitaan Negara
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved