Turki Stop Perdagangan dengan Israel, Importir Zionis Kelimpungan

Selasa, 28 Mei 2024 - 13:51 WIB
loading...
A A A
Setelah tindakan Ankara, beberapa perusahaan ekspor Turki mengatakan kepada Reuters bahwa mereka mencari cara untuk mengirim barang ke Israel melalui negara ketiga. Namun, eksportir dan importir di Turki dan Israel mengatakan tidak ada tanda-tanda bahwa hal ini akan berhasil.

Para pejabat perdagangan mengatakan Yunani, Italia, dan negara-negara lain bersedia mengisi kekosongan yang ditinggalkan oleh Turki dan kesepakatan sudah dekat, namun masalah utamanya adalah menemukan tujuan alternatif untuk ekspor Israel senilai lebih dari USD1,5 miliar, yang sebagian besar berupa bahan bakar, bahan kimia, dan semikonduktor.

Perdagangan harus dapat diandalkan dan berkelanjutan. Oleh karena itu, kami merasa bahwa tujuan kami adalah menemukan sumber yang dapat diandalkan untuk jangka panjang,” kata Roey Fisher, kepala badan Administrasi Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perekonomian.

Presiden Turki Tayyip Erdogan sangat kritis terhadap serangan militer Israel di Gaza yang menurut data Kementerian Kesehatan Gaza meyebabkan hampir 36.000 warga Palestina tewas. Turki juga telah menarik duta besarnya untuk Israel pada bulan November untuk konsultasi dan menangguhkan penerbangan antara kedua negara.

Sebagai balasan atas larangan perdagangan tersebut, Menteri Keuangan Israel Bezalel Smotrich mengatakan ia akan membatalkan perjanjian perdagangan bebas dengan Turki – setidaknya sampai Erdogan mundur dan digantikan oleh "seorang pemimpin yang waras dan tidak membenci Israel". Rencana tersebut, kata dia, akan diajukan ke kabinet untuk mendapat persetujuan.

Baca Juga: Turki Setop Semua Perdagangan dengan Israel karena Genosida di Gaza
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Membuka Pintu Investasi...
Membuka Pintu Investasi dan Kerja Sama Selangor-Jawa Barat lewat SIBS 2026
Kadin Ungkap Nilai Dagang...
Kadin Ungkap Nilai Dagang Indonesia-Prancis Tembus USD1 Miliar di Kuartal I-2026
Israel Lepas Ketergantungan...
Israel Lepas Ketergantungan Dolar AS, Menerima Rp5.193 Triliun Sejak PD II
Krisis Energi Global,...
Krisis Energi Global, Turki Naikkan Tarif Listrik dan Gas Rumah Tangga 25%
Iran Hentikan Pasokan...
Iran Hentikan Pasokan Gas ke Turki, Picu Lonjakan Harga Energi Global
Mentan Amran Waswas,...
Mentan Amran Waswas, Perang Iran vs AS-Israel Picu Kenaikan Harga Pangan
AS Ancam Malaysia setelah...
AS Ancam Malaysia setelah Anwar Ibrahim Ingin Usir Seluruh Warga Israel
Ditangkap Pasukan Indonesia,...
Ditangkap Pasukan Indonesia, Ulama Palestina Sheikh Miqdad Dituduh Rencanakan Pengeboman 7 Negara
RUU Integrasi Militer...
RUU Integrasi Militer AS-Israel Dianggap Ancaman Eksistensial, Anggota Kongres Diseru Menolak
Rekomendasi
Breaking News! Hotman...
Breaking News! Hotman Paris Mundur sebagai Pengacara Febrie Adriansyah
Hari Ini Kortas Tipikor...
Hari Ini Kortas Tipikor Polri Panggil Eks Wakapolri Oegroseno untuk Klarifikasi Lahan Sepolwan
Perjalanan KRL Bogor-Jakarta...
Perjalanan KRL Bogor-Jakarta Terganggu Imbas Vandalisme Alat Sinyal di Bojong Gede-Citayam
Berita Terkini
Harga Emas Naik 5 Ribu...
Harga Emas Naik 5 Ribu Hari Ini, Termurah Dijual Rp1.370.000
Lippoland Kembangkan...
Lippoland Kembangkan OAZE sebagai Pusat Kehidupan Baru di Cikarang
Kuasai 25% Kekayaan...
Kuasai 25% Kekayaan Miliarder AS: 144 Imigran Terkaya Pecahkan Rekor Rp39.261 Triliun
Jelang Mandatori SAF...
Jelang Mandatori SAF 1% di 2027, Pertamina Patra Niaga Percepat Ekosistem
Tren Penguatan IHSG...
Tren Penguatan IHSG Lanjut ke 6.346, Transaksi di Awal Sesi Cetak Rp627 Miliar
AS Gempur Iran 12 Malam...
AS Gempur Iran 12 Malam Beruntun & Houthi Tembak Tanker Saudi, Harga Minyak Dunia Tembus USD96/Barel
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved