alexametrics

Harga Patokan Ekspor Produk Tambang Periode April 2019 Meningkat

loading...
Harga Patokan Ekspor Produk Tambang Periode April 2019 Meningkat
HPE produk tambang untuk bulan April rata-rata meningkat dibandingkan Maret 2019. Foto/Ilustrasi
A+ A-
JAKARTA - Fluktuasi harga internasional mempengaruhi penetapan Harga Patokan Ekspor (HPE) produk pertambangan yang dikenakan Bea Keluar (BK) periode April 2019. Dibandingkan dengan HPE periode Maret 2019, sebagian besar komoditas mengalami kenaikan HPE.

"Kenaikan HPE produk pertambangan disebabkan adanya fluktuasi harga internasional. Produk yang mengalami kenaikan yaitu konsentrat tembaga, konsentrat mangan, konsentrat timbal, konsentrat seng, konsentrat ilmenite, nikel, dan bauksit," kata Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan (Kemendag) Oke Nurwan melalui keterangan tertulis, Rabu (27/3/2019).

Sejumlah produk pertambangan yang dikenakan BK adalah konsentrat tembaga, konsentrat besi, konsentrat besi laterit, konsentrat pasir besi, pellet konsentrat pasir besi, konsentrat mangan, konsentrat timbal, konsentrat seng, konsentrat ilmenit, konsentrat rutil, nikel, dan bauksit yang telah dilakukan pencucian.



Perhitungan harga dasar HPE untuk komoditas konsentrat besi, konsentrat besi laterit, konsentrat pasir besi, konsentrat mangan, konsentrat ilmenit, dan konsentrat rutil bersumber dari Asian Metal. Sedangkan konsentrat tembaga, pellet konsentrat pasir besi, konsentrat timbal, konsentrat seng, nikel, dan bauksit bersumber dari London Metal Exchange (LME).

Dibandingkan periode sebelumnya, produk pertambangan yang mengalami kenaikan harga rata-rata pada periode bulan April 2019 adalah konsentrat tembaga (Cu ≥ 15%) yang ditetapkan dengan harga rata-rata USD2.347,56/WE atau naik 3,87%; konsentrat mangan (Mn ≥ 49%) dengan harga rata-rata USD293,50/WE atau naik 4,43%; konsentrat timbal (Pb ≥ 56%) dengan harga rata-rata USD854,68/WE atau naik 1,04%.

Kemudian, konsentrat seng (Zn ≥ 51%) dengan harga rata-rata USD756,72/WE atau naik 4,38%; konsentrat ilmenit (TiO2 ≥ 45%) dengan harga rata-rata USD218,05/WE atau naik 2,19%; konsentrat rutil (TiO2 ≥ 90%) dengan harga rata-rata USD893,18/WE atau naik 0,30%; nikel (Ni < 1,7%) dengan harga rata-rata USD18,81/WE atau naik sebesar 6,21% dan bauksit yang telah dilakukan pencucian (Al2O3 ≥ 42%) dengan harga rata-rata USD 25,20/WE atau naik sebesar 0,49%.

Sementara itu, konsentrat besi (hematit, magnetit) dengan kadar (Fe ≥ 62% dan TiO2 ≤ 1%), konsentrat besi laterit (gutit, hematit, magnetit) dengan kadar (Fe ≥ 50% dan (Al2O3 + SiO3) ≥ 10%), konsentrat pasir besi (lamela magnetit-ilmenit) (Fe ≥ 56%) dan pellet konsentrat pasir besi (lamela magnetit-ilmenit) (Fe ≥ 54) tidak mengalami perubahan.

"HPE periode April 2019 ini juga ditetapkan setelah memperhatikan berbagai masukan tertulis dan koordinasi dari berbagai instansi terkait," tambah Oke.
(fjo)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak