alexametrics

Sri Mulyani Pede Ekonomi RI Mampu Manuver di Tengah Turbulensi Global

loading...
Sri Mulyani Pede Ekonomi RI Mampu Manuver di Tengah Turbulensi Global
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengaku, optimistis ekonomi Indonesia masih dapat bermanuver menghadapi turbulensi ekonomi global yang masih penuh ketidakpastian. Foto/Ilustrasi
A+ A-
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengaku, optimistis ekonomi Indonesia masih dapat bermanuver menghadapi turbulensi ekonomi global yang masih penuh ketidakpastian. Sambung dia mengingatkan bahwa pada tahun ini, tantagan yang akan dihadapi berbeda dari sebelumnya.

"Kita juga harus menjaga agar space fiskal dan moneter kita memiliki ruang yang cukup untuk mengantisipasi apapun yang terjadi di dunia," jelas Menkeu Sri Mulyani di Jakarta, Kamis (18/4/2019).

Sementara terkait dengan progres negosiasi perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dan China, Ia menyakini kedua ekonomi terbesar dunia tersebut bakal mencapai kesepakatan. Menurutnya dalam waktu dekat perundingan yang akan dilakukan AS dan China segera diputuskan "Harapan perang dagang Amerika Serikat dan China nantinya akan mendapatkan titik temu," lanjutnya.



Dia pun menilai, bahwa ekonomi Indonesia yang mampu tumbuh 5,17% pada tahun 2018, kemarin menunjukkan kinerja yang lebih baik dibandingkan negara lain "Ini membuat kekhawatiran tidak perlu, karena perlemahan ekonomi global bisa ditangani secara cukup kuat, karena space policy pada negara maju dan negara emerging itu terbatas," jelasnya.

Sebelumnya Ia juga mengingatkan, kondisi perekonomian global masih menunjukkan tanda-tanda pelemahan, akibat fluktuasi perekonomian China, negara-negara zona euro, dan masih belum selesainya konflik dagang Washington dan Beijing. Menkeu menyatakan pemerintah akan terus memantau kondisi perekonomian global ini. Hal ini penting untuk menentukan arah kebijakan mengatasi dampak perlambatan ini selama setahun ke depan.
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak