Putin: Rusia dan Korut Akan Hadapi Sanksi Barat Bersama

Rabu, 19 Juni 2024 - 09:23 WIB
loading...
Putin: Rusia dan Korut...
Presiden Rusia Vladimir Putin tiba lebih awal pada hari Rabu di ibukota Korea Utara untuk kunjungan resmi pertamanya dalam 24 tahun terakhir. Putin disambut di bandara Pyongyang oleh pemimpin Korea Utara Kim Jong Un. FOTO/AP
A A A
JAKARTA - Presiden Rusia Vladimir Putin berterima kasih kepada Korea Utara karena telah mendukung tindakannya di Ukraina dan mengatakan kedua negara akan bekerja sama secara erat untuk mengatasi sanksi Barat yang dipimpin oleh Amerika Serikat (AS), ketika ia menuju Pyongyang pada hari Selasa (18/6) untuk mengadakan pertemuan dengan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un.

Komentar Putin muncul dalam sebuah artikel opini di media pemerintah Korea Utara beberapa jam sebelum diperkirakan tiba di Korut untuk kunjungan dua hari untuk memperkuat kerja sama dalam menghadapi konfrontasi yang semakin intensif dengan Washington.

Putin, yang akan melakukan kunjungan pertamanya ke Korut dalam 24 tahun terakhir, mengatakan bahwa ia sangat menghargai dukungan tegas Korea Utara atas invasinya ke Ukraina. Ia mengatakan bahwa kedua negara dengan tegas menentang apa yang ia gambarkan sebagai ambisi Barat untuk menghalangi pembentukan tatanan dunia yang terpolarisasi.

Baca Juga: Kapal Selam Nuklir Siluman Rusia Terbaru Sangat Ditakuti Barat, Ini Alasannya

Putin juga mengatakan bahwa Rusia dan Korut akan mengembangkan sistem perdagangan dan pembayaran yang tidak bisa dikontrol oleh Barat dan bersama-sama menentang sanksi terhadap kedua negara, yang ia gambarkan sebagai tindakan pembatasan sepihak dan ilegal. Korut berada di bawah sanksi ekonomi Dewan Keamanan PBB atas program senjata nuklir dan rudalnya, sementara Rusia juga bergulat dengan sanksi Amerika Serikat (AS) dan mitra-mitra Baratnya atas agresinya di Ukraina.

Putin mengatakan bahwa kedua negara juga akan memperluas kerja sama di bidang pariwisata, budaya, dan pendidikan. Kunjungan Putin dilakukan di tengah meningkatnya kekhawatiran tentang pengaturan persenjataan di mana Pyongyang menyediakan amunisi yang sangat dibutuhkan Moskow untuk bahan bakar perang Putin di Ukraina sebagai imbalan atas bantuan ekonomi dan transfer teknologi yang akan meningkatkan ancaman yang ditimbulkan oleh senjata nuklir dan program rudal Kim.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Daftar Negara Pengguna...
Daftar Negara Pengguna Energi Nuklir Terbesar di Dunia, Siapa Juaranya?
Rubel Jadi Mata Uang...
Rubel Jadi Mata Uang Terkuat di Dunia, Sanksi Barat ke Rusia Tak Mempan
10 Negara dengan Ketergantungan...
10 Negara dengan Ketergantungan Sumber Daya Alam Tertinggi di Dunia, Ada Indonesia?
BRICS Jadi Senjata Terakhir...
BRICS Jadi Senjata Terakhir Indonesia jika Impor 150 Juta Ton Barel Minyak Rusia Batal
Krisis Selat Hormuz,...
Krisis Selat Hormuz, Harga Minyak Urals Rusia Cetak Rekor Tertinggi sejak 2023
Indonesia Jajaki Kerja...
Indonesia Jajaki Kerja Sama Migas hingga Nuklir dengan Rusia
Raja Langit Sesungguhnya:...
Raja Langit Sesungguhnya: 5 Helikopter Tempur Paling Mematikan Berdasarkan Rekam Jejak Perang
Pesawat Nirawak Ukraina...
Pesawat Nirawak Ukraina Serang Crimea, 4 Orang Tewas, 10 Luka
Rusia Ancam Armenia:...
Rusia Ancam Armenia: Tak Lagi Dipasok Minyak Murah Jika Nekat Gabung Uni Eropa!
Rekomendasi
Pendakian Gunung Meningkat,...
Pendakian Gunung Meningkat, Menhut Siapkan Pengaturan untuk Cegah Kecelakaan dan Sampah
KKP Tangkap Kapal Asing...
KKP Tangkap Kapal Asing Pengangkut 1,2 Ton Ikan Napoleon Ilegal
OSN 2026 Diikuti 941.692...
OSN 2026 Diikuti 941.692 Peserta, Kemendikdasmen Tegaskan Integritas dan Transparansi
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved