Pesan Tanri Abeng Soal BUMN: Kompetensi Komisaris dan Politisasi Jadi Masalah Krusial
Minggu, 23 Juni 2024 - 16:52 WIB
loading...
A
A
A
Menurutnya, kompetensi Dewan Komisaris masih menjadi masalah krusial, ketika perseroan dihadapkan pada berbagai situasi. Baca Juga: Tanri Abeng Bisikin Erick Thohir, Masih Banyak BUMN Tidak Berstandar Dunia
“Masalahnya juga sekarang, di BUMN ini komisarisnya terkadang tidak memberi dukungan karena kurang kompetensi di dewan komisaris, maka direksi tidak mendapat dukungan, tapi terkadang jadi beban bagi mereka," ucap Tanri di lokasi yang berbeda.
Kinerja BUMN, lanjut dia, didasarkan pada kebijakan-kebijakan Direksi perusahaan. Namun, regulasi akan diimplementasikan secara maksimal bila ada dukungan dari Komisaris dan Kementerian BUMN.
Masalahnya, penempatan figur komisaris dinilai tidak sesuai sehingga berpengaruh pada kinerja perusahaan.
Waktu itu, Tanri menyarankan agar Dewan Direksi perlu merubah strategi bisnisnya. Perubahan itu dari strategi utang ke strategic partner. Strategi partner merupakan kerja sama atau aliansi antara BUMN dengan perusahaan multinasional yang memiliki sumber daya yang mumpuni.
“Masalahnya juga sekarang, di BUMN ini komisarisnya terkadang tidak memberi dukungan karena kurang kompetensi di dewan komisaris, maka direksi tidak mendapat dukungan, tapi terkadang jadi beban bagi mereka," ucap Tanri di lokasi yang berbeda.
Kinerja BUMN, lanjut dia, didasarkan pada kebijakan-kebijakan Direksi perusahaan. Namun, regulasi akan diimplementasikan secara maksimal bila ada dukungan dari Komisaris dan Kementerian BUMN.
Masalahnya, penempatan figur komisaris dinilai tidak sesuai sehingga berpengaruh pada kinerja perusahaan.
Waktu itu, Tanri menyarankan agar Dewan Direksi perlu merubah strategi bisnisnya. Perubahan itu dari strategi utang ke strategic partner. Strategi partner merupakan kerja sama atau aliansi antara BUMN dengan perusahaan multinasional yang memiliki sumber daya yang mumpuni.
Lihat Juga :