Strategi Astra Financial Menghadapi Pelemahan Rupiah
Senin, 24 Juni 2024 - 17:21 WIB
loading...
A
A
A
Suparno Djasmin percaya dalam kondisi seperti ini, Pemerintah dan Bank Indonesia (BI) memiliki langkah langkah kebijakan secara fiskal maupun moneter yang mampu membuat perekonomian tetap bisa bergerak dan terus tumbuh.
“Semoga Pemerintah dan BI bisa menjaga stabiitas nilai tukar Rupiah, menjaga inflasi dan tingkat suku bunga yang kondusif,” ujarnya di Bandung Jumat (21/6/2024).
Di tengah kondisi ekonomi yang cukup berat seperti saat ini, Astra Financial masih bisa mencatatkan kinerja yang baik. Buktinya, sepanjang kuartal I-2024, masih bisa menctatakan laba bersih Rp 2,1 triliun. Nilai tersebut meningkat 12%, jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 1,8 triliun.
Astra Financial merupakan salah satu 1 dari 7 pilar bisnis Astra Group. Menaungi 14 unit bisnis di 8 sektor, yaitu pembiayaan, asuransi, perbankan, dana pensiun, teknologi finansial, uang elektronik, digital ventura dan modal ventura. Suparno menambahkan Astra Financial mengelola aset sebesar Rp 192,6 triliun per kuartal I-2024, serta mengelola 31,2 juta pelanggan di seluruh Indonesia.
Di tempat yang sama, Director in Charge Astra Financial 2 Rudy Chan mengatakan, di Kuartal I-2024 kontribusi Astra Financial kepada Astra Group sebesar 26%. Di tengah kondisi ekonomi yang cukup menantang ini, Astra Financial masih bisa tumbuh. Tidak hanya di kuartal I tahun ini, tapi juga di tahun 2023 lalu. Laba bersih Astra Financial mencapai Rp 7.9 Triliun atau tumbuh sebesar 30%.
“Semoga Pemerintah dan BI bisa menjaga stabiitas nilai tukar Rupiah, menjaga inflasi dan tingkat suku bunga yang kondusif,” ujarnya di Bandung Jumat (21/6/2024).
Di tengah kondisi ekonomi yang cukup berat seperti saat ini, Astra Financial masih bisa mencatatkan kinerja yang baik. Buktinya, sepanjang kuartal I-2024, masih bisa menctatakan laba bersih Rp 2,1 triliun. Nilai tersebut meningkat 12%, jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 1,8 triliun.
Astra Financial merupakan salah satu 1 dari 7 pilar bisnis Astra Group. Menaungi 14 unit bisnis di 8 sektor, yaitu pembiayaan, asuransi, perbankan, dana pensiun, teknologi finansial, uang elektronik, digital ventura dan modal ventura. Suparno menambahkan Astra Financial mengelola aset sebesar Rp 192,6 triliun per kuartal I-2024, serta mengelola 31,2 juta pelanggan di seluruh Indonesia.
Di tempat yang sama, Director in Charge Astra Financial 2 Rudy Chan mengatakan, di Kuartal I-2024 kontribusi Astra Financial kepada Astra Group sebesar 26%. Di tengah kondisi ekonomi yang cukup menantang ini, Astra Financial masih bisa tumbuh. Tidak hanya di kuartal I tahun ini, tapi juga di tahun 2023 lalu. Laba bersih Astra Financial mencapai Rp 7.9 Triliun atau tumbuh sebesar 30%.
Lihat Juga :