Meski Dihujat, Ini 3 Alasan Thailand Ingin Gabung BRICS dalam Waktu Dekat

Rabu, 26 Juni 2024 - 16:03 WIB
loading...
Meski Dihujat, Ini 3...
Thailand akan bergabung dalam keanggotaan BRICS dalam waktu dekat. FOTO/iStock
A A A
JAKARTA - Thailand gabung BRICS kini tengah jadi topik yang hangat diperbincangkan. Terdapat beberapa alasan mengapa Negeri Gajah Putih sangat ingin bergabung dengan organisasi yang tengah naik daun tersebut.

Dilansir dari Reuters, Thailand berharap menjadi anggota kelompok negara berkembang BRICS pada pertemuan puncak organisasi tersebut berikutnya di Rusia pada bulan Oktober mendatang.

Sebelumnya, Thailand telah mengajukan surat resmi permintaan untuk bergabung dengan BRICS dan berharap mendapat tanggapan positif, kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Thailand Nikorndej Balankura, dalam upaya untuk menjadi anggota pertama kelompok tersebut dari Asia Tenggara.

3 Alasan Thailand Gabung BRICS

1. Prioritaskan Multilateralisme

Dikutip dari Global Times, Thailand menekankan pentingnya memprioritaskan multilateralisme dan memperkuat peran negara-negara berkembang di arena internasional, yang sejalan dengan prinsip-prinsip BRICS. Pada dasarnya Thailand ingin berpartisipasi dalam kelompok tersebut untuk meningkatkan peluang membangun banyak hubungan bilateral di panggung internasional. Baca Juga: Dolar AS Tetap Eksis, Ini Bukti Dedolarisasi BRICS Jalan di Tempat

2. Ingin Negara Berkembang Memainkan Peran Besar di Sisi Ekonomi

Menteri Luar Negeri Thailand Maris Sangiampongsa, melihat jaringan negara-negara BRICS sebagai peluang ekonomi dan berbicara tentang keadilan dan kesetaraan bagi negara-negara berkembang. "Ini adalah tentang negara-negara berkembang yang memainkan peran lebih besar dalam mengendalikan urusan dunia," ujarnya pada tanggal 13 Juni 2024 dalam acara BRICS.

Thailand mengharapkan keanggotaannya dapat meningkatkan partisipasinya dalam kebijakan ekonomi internasional dan “menciptakan tatanan dunia baru,” menurut pernyataan pers juru bicara pemerintah Chai Wacharonke.

Dalam hal ini, Thailand dapat mendorong lebih banyak negara di Asia Tenggara untuk mengambil langkah maju, karena Malaysia dan Indonesia juga telah menyatakan minatnya untuk bergabung dengan BRICS.

3. Berkontribusi Membuat BRICS Merambah Asia Tenggara

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, antusiasme Thailand untuk bergabung dengan BRICS mendukung upaya Tiongkok dan Rusia untuk memperluas pengaruh ekonomi mereka di Asia Tenggara. Soumya Bhowmick, rekan peneliti di Observer Research Foundation di Kolkata, mengungkapkan "dengan bergabung dengan BRICS, Thailand dapat berkontribusi terhadap pengaruh kolektif blok tersebut dalam kebijakan ekonomi global, sehingga mendukung tujuan strategis Tiongkok dan Rusia di kawasan Asia Tenggara.” Baca Juga: Serang Crimea, Rudal ATACMS Amerika Disebut Kalahkan S-500 Rusia untuk Pertama Kalinya

Itulah tiga alasan mengapa Thailand gabung dengan BRICS dalam waktu dekat ini. Meski begitu ada beberapa tokoh yang mengkritik kebijakan negara kerajaan tersebut. Sebuah artikel di Bangkok Post mengklaim bahwa masuknya Thailand ke dalam BRICS adalah sebuah tindakan yang salah arah dan menimbulkan kerugian terhadap kedudukan dan kredibilitas internasional negara tersebut di tengah konflik “Barat” vs “Negara Lain”. Namun Menteri Luar Negeri Thailand Maris Sangiampongsa menegaskan bahwa tindakan tersebut tidak menunjukkan dukungan bagi pihak mana pun atau upaya untuk melawan kekuatan pihak lain.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tantang Dominasi Dolar...
Tantang Dominasi Dolar AS, China Perluas Penggunaan Yuan secara Global
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
Menguak di Balik Lawatan...
Menguak di Balik Lawatan Prabowo 1,5 Tahun, Seskab Teddy: BRICS hingga Investasi Rp2.430 Triliun
Daftar Negara Pengguna...
Daftar Negara Pengguna Energi Nuklir Terbesar di Dunia, Siapa Juaranya?
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Rekomendasi
Haul Akbar Ulama Betawi...
Haul Akbar Ulama Betawi Digelar di Monas Besok, Catat Rekayasa Lalu Lintas dan Rute Alternatifnya
Volkswagen Memangkas...
Volkswagen Memangkas Produksi Pabriknya di Jerman, Ini Pertimbangan
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Berita Terkini
Tantang Dominasi Dolar...
Tantang Dominasi Dolar AS, China Perluas Penggunaan Yuan secara Global
Dukung Program 3 Juta...
Dukung Program 3 Juta Rumah, Infiniti Land dan UI Jalin Kolaborasi
IHSG Anjlok Lebih 1%...
IHSG Anjlok Lebih 1% ke 6.154 Siang Ini
OveerPOS Dorong Efisiensi...
OveerPOS Dorong Efisiensi Bisnis lewat Integrasi Transaksi dan Pajak
Bukan Sekadar Listrik,...
Bukan Sekadar Listrik, Panas Bumi Jadi Katalis Ekonomi dan Ketahanan Pangan
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp30.000 per Gram, Cek Daftar Lengkapnya
Infografis
3 Alasan Ukraina Selalu...
3 Alasan Ukraina Selalu Didukung Barat dalam Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved