Ini Senjata BRICS untuk Gulingkan Hegemoni Dolar AS
Sabtu, 29 Juni 2024 - 19:22 WIB
loading...
A
A
A
China tercatat telah menjadi investor terbesar dari seluruh anggota BRICS dalam hal emas. Dewan Emas Dunia melaporkan bahwa China menginspirasi negara-negara BRICS lainnya untuk membeli logam mulia sebagai cadangan dan bukan dolar AS. China telah mengumpulkan lebih dari 300 ton emas senilai USD561 miliar dalam 18 bulan terakhir saja.
Awal bulan ini, Menteri Keuangan Rusia Anton Siluanov mengatakan bahwa para menteri keuangan BRICS tengah mengkaji sistem penyelesaian transaksi keuangan yang dapat digunakan sebagai pengganti SWIFT yang didominasi Barat. Hal senada diungkapkan Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov. Mengutip kantor berita TASS, Lavrov mengatakan bahwa BRICS tengah mengembangkan sebuah platform pembayaran yang akan memungkinkan mereka untuk membuang dolar AS.
"Pembentukan mata uang BRICS baru yang didukung oleh emas akan menggemparkan dunia keuangan. Unit transaksi internasional baru, yang didukung oleh emas, terdengar seperti uang yang bagus – dan ini bisa menjadi tantangan besar bagi hegemoni dolar AS," kata ekonom Thorsten Polleit.
Baca Juga: Status Bendung Katulampa Bogor Meningkat Jadi Siaga Tiga
Mata uang BRICS yang didukung emas menurutnya dapat menjadi pengubah permainan di dunia keuangan dan melemahkan dolar AS. Negara-negara berkembang menurutnya dapat mulai menjauhkan diri dari dolar AS dan menggunakan mata uang baru tersebut untuk transaksi lintas batas.
Awal bulan ini, Menteri Keuangan Rusia Anton Siluanov mengatakan bahwa para menteri keuangan BRICS tengah mengkaji sistem penyelesaian transaksi keuangan yang dapat digunakan sebagai pengganti SWIFT yang didominasi Barat. Hal senada diungkapkan Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov. Mengutip kantor berita TASS, Lavrov mengatakan bahwa BRICS tengah mengembangkan sebuah platform pembayaran yang akan memungkinkan mereka untuk membuang dolar AS.
"Pembentukan mata uang BRICS baru yang didukung oleh emas akan menggemparkan dunia keuangan. Unit transaksi internasional baru, yang didukung oleh emas, terdengar seperti uang yang bagus – dan ini bisa menjadi tantangan besar bagi hegemoni dolar AS," kata ekonom Thorsten Polleit.
Baca Juga: Status Bendung Katulampa Bogor Meningkat Jadi Siaga Tiga
Mata uang BRICS yang didukung emas menurutnya dapat menjadi pengubah permainan di dunia keuangan dan melemahkan dolar AS. Negara-negara berkembang menurutnya dapat mulai menjauhkan diri dari dolar AS dan menggunakan mata uang baru tersebut untuk transaksi lintas batas.
Lihat Juga :