Kejutan Baru, Rusia Ajak BRICS Buang Dolar untuk Urusan Ekspor-Impor Ikan
Senin, 08 Juli 2024 - 14:33 WIB
loading...
A
A
A
Menteri Pertanian Rusia Oksana Lut mengatakan negaranya berencana untuk menambahkan ikan bersama dengan ekspor biji-bijian untuk penyelesaian mata uang lokal.
"Negara-negara BRICS kini memiliki sekitar 30% dari seluruh lahan subur di dunia. Kami bersama-sama memproduksi sekitar 40% tanaman biji-bijian, 50% ikan, dan 50% produk susu di seluruh dunia. Oleh karena itu, pada kenyataannya, negara-negara BRICS adalah platform utama untuk memastikan ketahanan pangan global," kata Lut, dilansir dari Watcher Guru, Senin (8/7/2024).
Baca Juga: BRICS Mulai Retak, India Tolak Yuan China Gantikan Dolar AS
Namun, proposal ini masih dalam tahap awal. Selain itu, belum ada negara BRICS yang menyetujui proposal yang dibuat oleh Rusia. Penerimaan mereka baru akan diketahui setelah proposal tersebut dibuat resmi dengan seperangkat aturan dan regulasi yang berlaku.
Negara-negara BRICS kemudian harus memutuskan apakah mereka akan menerima ekspor ikan dan biji-bijian dalam mata uang lokal atau dolar AS.
"Negara-negara BRICS kini memiliki sekitar 30% dari seluruh lahan subur di dunia. Kami bersama-sama memproduksi sekitar 40% tanaman biji-bijian, 50% ikan, dan 50% produk susu di seluruh dunia. Oleh karena itu, pada kenyataannya, negara-negara BRICS adalah platform utama untuk memastikan ketahanan pangan global," kata Lut, dilansir dari Watcher Guru, Senin (8/7/2024).
Baca Juga: BRICS Mulai Retak, India Tolak Yuan China Gantikan Dolar AS
Namun, proposal ini masih dalam tahap awal. Selain itu, belum ada negara BRICS yang menyetujui proposal yang dibuat oleh Rusia. Penerimaan mereka baru akan diketahui setelah proposal tersebut dibuat resmi dengan seperangkat aturan dan regulasi yang berlaku.
Negara-negara BRICS kemudian harus memutuskan apakah mereka akan menerima ekspor ikan dan biji-bijian dalam mata uang lokal atau dolar AS.
(nng)
Lihat Juga :