Semakin Terfragmentasi, WTO: Perdagangan Global dalam Bahaya

Selasa, 09 Juli 2024 - 12:51 WIB
loading...
A A A
Hal serupa dikhawatirkan pula oleh Okonjo-Iweala dari WTO. "Kami juga khawatir tentang munculnya fragmentasi yang kami lihat dalam data perdagangan. Kami melihat bahwa perdagangan antara blok-blok yang memiliki pemikiran yang sama tumbuh lebih cepat daripada perdagangan lintas blok tersebut," ujarnya.

Dia memperingatkan bahwa harga yang harus dibayar akan sangat mahal jika dunia terus menempuh jalan ini. Penelitian WTO memperkirakan harga tersebut adalah sebesar 5% dari nilai ekonomi global. Sementara IMF memperkirakan bahwa kerugian dari hal ini bisa mendekati 7% dari nilai ekonomi dunia atau sekira USD7,4 triliun, dari hilangnya produksi dalam jangka panjang.

Kekhawatiran terhadap dampak kecenderungan proteksionisme pada perdagangan global tersebut memang beralasan. Dalam kasus pengenaan tarif impor pada kendaraan listrik China oleh UE misalnya, kendati kedua belah pihak bersiap mengadakan perundingan kembali, pemerintah China dilaporkan telah mengambil ancang-ancang untuk tindakan pembalasan. China disebut-sebut tengah mempertimbangkan untuk menerapkan tarif serupa terhadap produk daging babi, cognac, dan mobil mewah dari Eropa.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Genderang Perang Dagang,...
Genderang Perang Dagang, Trump Ancam Tarif 100% yang Berani Pajaki Google, Meta, dan Apple!
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Buntut Dugaan Kerja...
Buntut Dugaan Kerja Paksa, Indonesia Terancam Digetok Tarif Baru dari AS
Gegara Ledakan AI, Industri...
Gegara Ledakan AI, Industri Cip Rp27.000 Triliun Jadi Medan Perang AS-China
China Komitmen Borong...
China Komitmen Borong Produk Pertanian AS Senilai Rp301 Triliun hingga 2028
Demi Gencatan Dagang...
Demi Gencatan Dagang Berlanjut, China Beri Sinyal Terima Kenaikan Tarif AS
Pertemuan Trump dan...
Pertemuan Trump dan Xi Jinping Diyakini Bahas Taiwan hingga Konflik Iran
Prabowo: 70% Energi...
Prabowo: 70% Energi Asia Timur dan Perdagangan Dunia lewat Laut Indonesia
Waketum PKB: Perjanjian...
Waketum PKB: Perjanjian Dagang AS-RI Perkuat Posisi Indonesia di Peta Global
Rekomendasi
AHY Siap Safari Politik:...
AHY Siap Safari Politik: Demokrat Ingin Bersahabat dengan Semuanya
2 Geng Kriminal Ditarget...
2 Geng Kriminal Ditarget Trump, Brasil: Invasi AS di Depan Mata
Tak Mau Berhenti di...
Tak Mau Berhenti di Indonesian Idol, Dandy Panjawi Siap Sikat Casting Film hingga Rilis Mini Album?!
Berita Terkini
Tokenisasi Saham AI...
Tokenisasi Saham AI Diminati Investor, Bittime Catat Kepemilikan Naik 106%
Iran-AS Memanas Lagi,...
Iran-AS Memanas Lagi, Harga Minyak Dunia Melonjak Lebih dari 6%
Pertamina Manfaatkan...
Pertamina Manfaatkan Jakarta Fair Perkuat Daya Saing UMKM Lokal
Pasar Saham RI Terancam...
Pasar Saham RI Terancam Turun Kelas, Modal Asing Bisa Kabur Rp3,6 Triliun
Sertifikasi Influencer...
Sertifikasi Influencer Kripto Dinilai Jadi Langkah Positif Bangun Ekosistem Lebih Sehat
Rupiah Kian Krasan di...
Rupiah Kian Krasan di Kisaran Rp18.000, Apa Penyebabnya?
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved