215 Negara Gabung Club Resesi, Jokowi: Kita Patut Bersyukur Masih Bisa Jualan

Senin, 24 Agustus 2020 - 15:46 WIB
loading...
215 Negara Gabung Club...
Presiden Jokowi mengingatkan pelaku UMKM untuk bersyukur karena masih bisa berjualan kendati omzetnya turun. Sedangkan di negara lain kondisinya disebut lebih parah. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memahami kondisi ekonomi pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) yang sangat terpukul akibat pandemi corona. Namun ia mengingatkan, bahwa kondisi macam ini juga dialami oleh pengusaha sedang dan besar. Bahkan, krisis ekonomi juga melanda 215 negara lainnya.

(Baca Juga: Jokowi Titip Pesan Buat Pedagang Cilik Penerima Bantuan Rp2,4 Juta )

Oleh sebab itu, Jokowi mengingatkan pelaku UMKM untuk bersyukur atas kondisi yang ada. Di Indonesia, pengusaha kecil masih bisa berjualan kendati omzetnya turun. Sedangkan di negara lain kondisinya disebut lebih parah.

"215 negara semua mengalami hal sama, kita patut bersyukur bahwa di dalam fakta lapangannya kita masih bisa berjualan walaupun omzetnya turun separo, biasanya omzet sehari Rp1 juta sekarang Rp500 ribu," ujar Jokowi saat meluncurkan Program Banpres Produktif Usaha Mikro (BPUM) di Istana Negara, Jakarta, Senin (24/8/2020).

(Baca Juga: Club Resesi Makin Banyak Anggotanya, Sinyal Bagi RI Makin Nyata )

"Biasanya keuntungan 500, tapi sekarang 200. Tapi negara-negara lain mengalami hal yang lebih parah dari kita. Ini yang patut dan harus kita syukuri bersama-sama," sambung dia.

Jokowi berujar bahwa pemerintah telah meluncurkan berbagai skema insentif untuk pelaku usaha mikro dan kecil. Mulai dari subsidi bunga, insentif pajak, kredit modal kerja, penempatan dana di perbankan, dan lain sebagainya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Lewat Asia Grassroots...
Lewat Asia Grassroots Forum, Kesehatan Finansial Jadi Babak Baru Inklusi Keuangan Bagi Akar Rumput
Trump Klaim Kesepakatan...
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Selamatkan Dunia dari Bencana Ekonomi
PLN EPI Dorong UMKM...
PLN EPI Dorong UMKM Naik Kelas lewat Budidaya Madu Kelulut
Buka Akses Pasar Lebih...
Buka Akses Pasar Lebih Luas, Pertamina Fasilitasi UMKM Binaan di Jakarta Fair
Revisi UU Hak Cipta...
Revisi UU Hak Cipta Dikhawatirkan Bebani UMKM hingga Startup
Kunjungi IKN, Ketum...
Kunjungi IKN, Ketum Garuda Jajaki Peluang Usaha untuk UMKM
Jakarta Night Market...
Jakarta Night Market Glodok Diserbu Ribuan Pengunjung, UMKM Raup Untung Besar
BPDP Dorong UMKM Perkebunan...
BPDP Dorong UMKM Perkebunan Naik Kelas lewat Inovasi Produk
Rekomendasi
Meksiko Tumbangkan Ceko...
Meksiko Tumbangkan Ceko 3-0 di Laga Penutup Grup A Piala Dunia 2026
Libatkan Publik Pilih...
Libatkan Publik Pilih Logo HUT ke-81 RI, Mensesneg: Simbol Kebangsaan Milik Bersama
Kapolri Diminta Transformasi...
Kapolri Diminta Transformasi Kultur Internal Bhayangkara
Berita Terkini
IHSG Sesi Siang Berbalik...
IHSG Sesi Siang Berbalik Meroket 2,69% Tembus Level 6.041
Tren Industri Olahraga...
Tren Industri Olahraga Jadi Peluang Bisnis Asuransi
Harga Emas Antam Stagnan...
Harga Emas Antam Stagnan di Posisi Rp2.655.000 per Gram, Saatnya Beli?
Tiket Pesawat Kelas...
Tiket Pesawat Kelas Ekonomi Bebas PPN hingga 5 Juli 2026, Ayo Liburan!
IHSG Dibuka Melemah...
IHSG Dibuka Melemah ke Level 5.873, Asing Net Sell Rp1,17 Triliun
Harga Minyak Dunia Hancur...
Harga Minyak Dunia Hancur Mendekati Level Normal! Kapan BBM RI Turun?
Infografis
Negara-negara ASEAN...
Negara-negara ASEAN yang Kepincut Ingin Gabung BRICS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved