Ekonomi AS Panas Dingin Diterpa Panasnya Suasana Pemilihan Presiden

Sabtu, 27 Juli 2024 - 06:17 WIB
loading...
A A A
Ia memperkirakan Biden bakal menelan sedikit kerugian, bila melihat pertumbuhan diu awal tahun. Dia memperingatkan bahwa Demokrat, akan menghadapi peluang tipis saat ini setelah Biden memutuskan mundur dari persaingan Pilpres karena kehilangan keunggulan sebagai petahana.

Pemilu tetap rumit, sembari memberikan catatan bahwa tiga pemilu sejak 1948 yakni - pada tahun 1960, 1968 dan 1976 - berlangsung di "masa yang bergejolak", seperti hari ini.

"Bukan berarti ekonomi tidak relevan pada masa itu, tetapi ada hal-hal besar lainnya yang terjadi," katanya.

Sentimen Ekonomi dalam Pilpres AS

Apa yang terjadi pada ekonomi AS di bulan-bulan mendatang bisa membuat perbedaan. Namun sebagian besar analis memperkirakan, tidak ada perubahan besar pada kondisi ekonomi AS antara saat ini dan November, meskipun beberapa pelemahan tetap diantisipasi.

Mayoritas secara luas mengharapkan bank sentral AS alias the Fed bakal memangkas suku bunga pada bulan September 2024, dalam upaya untuk mencegah perlambatan lebih lanjut.

Mereka yang mendukung pemotongan dalam waktu dekat menerangkan, Federal Reserve perlu bertindak sebelum biaya pinjaman, yang berada pada level tertinggi sekitar dua dekade, mengirim ekonomi ke dalam resesi.

Akan tetapi PDB yang kuat dapat melemahkan kasus ini. Bagi Fed ini adalah posisi yang tidak nyaman, dimana Zandi mengutarakan, "Apa yang dilakukan atau tidak dilakukan Fed menjadi penting,".
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Terapkan Blokade...
AS Terapkan Blokade Baru di Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Melonjak 9%
AS-Iran Kembali Saling...
AS-Iran Kembali Saling Serang, Harga Minyak Dunia Melesat Lebih 3%
Permintaan Minyak Global...
Permintaan Minyak Global Diramal Turun Tajam di 2026, Terburuk sejak Pandemi Covid-19
Dunia Tak Lagi Takut...
Dunia Tak Lagi Takut Ancaman Gejolak Selat Hormuz imbas Perang AS-Iran, Apa Rahasianya?
Iran-AS Memanas Lagi,...
Iran-AS Memanas Lagi, Harga Minyak Dunia Melonjak Lebih dari 6%
Indonesia Negara Kaya...
Indonesia Negara Kaya Batu Bara, Mengapa Justru Impor dari AS?
Iran Dituding Retas...
Iran Dituding Retas Jaringan Seluler Timur Tengah untuk Lacak Personel AS
Iran Ejek AS Ngotot...
Iran Ejek AS Ngotot Terapkan Tarif di Selat Hormuz: Biaya 20% Trump Terlalu Mahal
AS Lancarkan Lebih Banyak...
AS Lancarkan Lebih Banyak Serangan ke Iran, Trump Kembali Blokade Selat Hormuz
Rekomendasi
Presiden Petisi Ahli...
Presiden Petisi Ahli Sebut Pelimpahan Kasus Febrie Adriansyah ke Kejagung Sesuai dengan UU Kejaksaan
Eks Jampidsus Jadi Tersangka,...
Eks Jampidsus Jadi Tersangka, Said Didu Minta Febrie Adriansyah Ungkap Semua Pihak yang Terlibat
Atlet Berkuda Narantraya...
Atlet Berkuda Narantraya Jeihan Widjaya Naik Podium, Sabet Posisi Tiga Djiugo Next Adventure 2026
Berita Terkini
Mengintegrasikan AI...
Mengintegrasikan AI Demi Mewujudkan Ekosistem Investasi Mass Market
UE Putar Haluan Kembali...
UE Putar Haluan Kembali ke Pelukan Rusia, Rogoh Dana Raksasa Rp123 Triliun demi LNG
Harga MinyaKita Tembus...
Harga MinyaKita Tembus Rp16.000 per Liter di Atas HET, Apa Sebabnya?
Kimia Farma Siapkan...
Kimia Farma Siapkan Rantai Layanan Hulu-Hilir Percepat Penanggulangan TB
Esgin dan Agraus Resources...
Esgin dan Agraus Resources Sinergi Garap Potensi Investasi Hijau dan Ekonomi Karbon
Kasus Hukum Febrie Momentum...
Kasus Hukum Febrie Momentum Audit Menyeluruh Tata Kelola Sawit Sitaan Negara
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved