AS Terlilit Utang Rp570.000 Triliun, Ekonomi Global dalam Bahaya
Selasa, 30 Juli 2024 - 07:44 WIB
loading...
A
A
A
Menurut perhitungan Komite Anggaran DPR AS, utang tersebut kini setara dengan USD104.497 per orang, USD266.275 per rumah tangga dan USD483.889 per anak Amerika. Selama 12 bulan terakhir, utang meningkat sebesar USD2,35 triliun, dengan tingkat kenaikan yang setara dengan USD74.401 utang baru per detik.
Baca Juga: Dolar AS Pukul Telak Negara-negara BRICS, India Babak Belur
Ketidakselarasan kebijakan fiskal AS yang terus-menerus dikritik keras oleh Dana Moneter Internasional (IMF) akhir bulan lalu menyebut defisit anggaran dan tingkat utang Washington sebagai risiko yang terus meningkat bagi seluruh ekonomi global.
"Defisit dan utang yang tinggi seperti itu menciptakan risiko yang semakin besar bagi AS dan ekonomi global, yang berpotensi menimbulkan biaya pembiayaan fiskal yang lebih tinggi dan risiko yang semakin besar terhadap kelancaran pembayaran kewajiban yang jatuh tempo," kata IMF dalam sebuah pernyataan, seraya menambahkan, "Defisit fiskal yang kronis ini merupakan ketidakselarasan kebijakan yang signifikan dan terus-menerus yang perlu segera diatasi."
Baca Juga: Dolar AS Pukul Telak Negara-negara BRICS, India Babak Belur
Ketidakselarasan kebijakan fiskal AS yang terus-menerus dikritik keras oleh Dana Moneter Internasional (IMF) akhir bulan lalu menyebut defisit anggaran dan tingkat utang Washington sebagai risiko yang terus meningkat bagi seluruh ekonomi global.
"Defisit dan utang yang tinggi seperti itu menciptakan risiko yang semakin besar bagi AS dan ekonomi global, yang berpotensi menimbulkan biaya pembiayaan fiskal yang lebih tinggi dan risiko yang semakin besar terhadap kelancaran pembayaran kewajiban yang jatuh tempo," kata IMF dalam sebuah pernyataan, seraya menambahkan, "Defisit fiskal yang kronis ini merupakan ketidakselarasan kebijakan yang signifikan dan terus-menerus yang perlu segera diatasi."
(nng)
Lihat Juga :