Akali Sanksi Barat, Rusia Kebut Sistem Pembayaran Baru hingga Kripto
Rabu, 31 Juli 2024 - 21:42 WIB
loading...
A
A
A
Larangan pembayaran dengan kripto yang ada di Rusia masih tetap ada, tetapi lampu hijau Moskow untuk perdagangan internasional menandai perubahan yang signifikan.
Pada Januari 2022 — sebelum invasi skala penuh ke Ukraina — bank sentral Rusia mengusulkan larangan penggunaan dan penambangan mata uang kripto di dalam negeri, dengan alasan risiko terhadap stabilitas keuangan dan kebijakan moneter.
Namun ketika sanksi Barat membuat Rusia menghadapi banyak masalah dengan pembayaran internasional sehingga memaksa regulator mengubah posisinya.
Sementara itu dikabarkan beberapa bisnis di Rusia sudah menggunakan cryptocurrency untuk berdagang dengan penyelesaian yang dilakukan melalui Hong Kong, seperti dilansir Bloomberg pekan lalu.
Presiden Rusia, Vladimir Putin sendiri mengatakan, awal bulan ini bahwa Rusia harus "memanfaatkan momen" untuk menciptakan kerangka hukum untuk aset digital, sehingga semakin banyak digunakan untuk menyelesaikan pembayaran internasional.
Keberpihakan Rusia terhadap kripto bukanlah hal yang tidak terduga. Analis telah berspekulasi tentang bagaimana Rusia pada akhirnya akan bergerak ke arah penggunaan kripto dan aset digital menyusul sanksi menyeluruh imbas invasinya ke Ukraina.
Pada Januari 2022 — sebelum invasi skala penuh ke Ukraina — bank sentral Rusia mengusulkan larangan penggunaan dan penambangan mata uang kripto di dalam negeri, dengan alasan risiko terhadap stabilitas keuangan dan kebijakan moneter.
Namun ketika sanksi Barat membuat Rusia menghadapi banyak masalah dengan pembayaran internasional sehingga memaksa regulator mengubah posisinya.
Sementara itu dikabarkan beberapa bisnis di Rusia sudah menggunakan cryptocurrency untuk berdagang dengan penyelesaian yang dilakukan melalui Hong Kong, seperti dilansir Bloomberg pekan lalu.
Presiden Rusia, Vladimir Putin sendiri mengatakan, awal bulan ini bahwa Rusia harus "memanfaatkan momen" untuk menciptakan kerangka hukum untuk aset digital, sehingga semakin banyak digunakan untuk menyelesaikan pembayaran internasional.
Keberpihakan Rusia terhadap kripto bukanlah hal yang tidak terduga. Analis telah berspekulasi tentang bagaimana Rusia pada akhirnya akan bergerak ke arah penggunaan kripto dan aset digital menyusul sanksi menyeluruh imbas invasinya ke Ukraina.
Sanksi Barat Memperketat Perdagangan Internasional Rusia
Moskow sempat tidak terlalu serius melihat mata uang digital sebagai solusi, lantaran perusahaan-perusahaan Rusia cukup berhasil untuk terus melakukan aktivias bisnisnya lewat penggunaan mata uang non-dolar AS, seperti yuan China, atau melalui bank yang lebih kecil.Lihat Juga :