Kemenperin Endus Kejanggalan, dalam 2 Malam Ada Lonjakan 22.000 Kontainer Tertahan
Rabu, 07 Agustus 2024 - 20:07 WIB
loading...
A
A
A
"Pertanyaannya, kenapa dalam dua malam tiba-tiba kontainer yang tertahan itu melonjak? Apakah Bandung Bondowoso itu melamar Roro Jonggrang dalam dua malam? Sehingga tiba-tiba ada sekitar 22.000 kontainer di dua pelabuhan atau tiga pelabuhan itu," kata Febri
Tak sampai di situ, lanjut Febri, setelah rilis 26.415 kontainer yang tertahan, Ditjen Bea dan Cukai dinilainya tidak memberikan informasi secara detail. Sebab, dari surat balasan Menteri Keuangan yang diterima Menteri Perindustrian dan ditandatangani oleh Dirjen Bea dan Cukai, ada 12.994 kontainer yang informasinya tidak dijelaskan dengan detail.
Baca Juga : Non-SNI, Kemenperin Amankan Puluhan Ribu Speaker Aktif Senilai Rp10,2 Miliar
"artinya ada 13,421 kontainer yang informasinya hilang dan tidak terjelaskan dengan baik dalam data lampiran yang memiliki format 10 besar," tuturnya.
Sebelumnya, Menteri Perindustrian telah mengirimkan surat pada Menteri Keuangan tanggal 27 Juni 2024 terkait permohonan data isi 26.415 kontainer yang tertahan di Pelabuhan. Dalam surat balasan tersebut, Dirjen Bea dan Cukai menyampaikan data isi dari 26.415 kontainer yang dikelompokkan berdasarkan Board Economic Category (BEC) yaitu sebanyak 21.166 kontainer berupa bahan baku dan penolong (80,13%), barang-barang konsumsi sebanyak 3.356 kontainer (12.7%), dan barang-barang modal sejumlah 1.893 kontainer (7,17%)
Tak sampai di situ, lanjut Febri, setelah rilis 26.415 kontainer yang tertahan, Ditjen Bea dan Cukai dinilainya tidak memberikan informasi secara detail. Sebab, dari surat balasan Menteri Keuangan yang diterima Menteri Perindustrian dan ditandatangani oleh Dirjen Bea dan Cukai, ada 12.994 kontainer yang informasinya tidak dijelaskan dengan detail.
Baca Juga : Non-SNI, Kemenperin Amankan Puluhan Ribu Speaker Aktif Senilai Rp10,2 Miliar
"artinya ada 13,421 kontainer yang informasinya hilang dan tidak terjelaskan dengan baik dalam data lampiran yang memiliki format 10 besar," tuturnya.
Sebelumnya, Menteri Perindustrian telah mengirimkan surat pada Menteri Keuangan tanggal 27 Juni 2024 terkait permohonan data isi 26.415 kontainer yang tertahan di Pelabuhan. Dalam surat balasan tersebut, Dirjen Bea dan Cukai menyampaikan data isi dari 26.415 kontainer yang dikelompokkan berdasarkan Board Economic Category (BEC) yaitu sebanyak 21.166 kontainer berupa bahan baku dan penolong (80,13%), barang-barang konsumsi sebanyak 3.356 kontainer (12.7%), dan barang-barang modal sejumlah 1.893 kontainer (7,17%)
(fch)
Lihat Juga :