Kelola 1.400 Metrik Ton Sampah Plastik, AQUA Kurangi Emisi Karbon 2,2 Juta Kilogram
Jum'at, 09 Agustus 2024 - 19:04 WIB
loading...
Upaya mengurangi sampah plastik dilakukan PT Tirta Investama (AQUA) bermitra dengan PT Khazanah Hijau Indonesia (Rekosistem) dengan mengelola 1.400 metrik ton sampah kemasan dan botol plastik. Foto/Dok
A
A
A
GRESIK - Upaya mengurangi sampah plastik dilakukan PT Tirta Investama ( AQUA ) bermitra dengan PT Khazanah Hijau Indonesia (Rekosistem) dengan mengelola 1.400 metrik ton sampah kemasan dan botol plastik di Gresik.
Kemitraan ini ditandai dengan penandatanganan MoU oleh Sustainable Development Director Danone Indonesia, Karyanto Wibowo dengan Ernest C. Layman selaku CEO & Co-founder Rekosistem, disaksikan Kepala Bidang di Dinas Lingkungan Hidup Kota Surabaya dan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Gresik, serta pejabat pemerintahan di wilayah setempat.
Baca Juga: Aqua Dukung Pengurangan 70% Sampah Plastik ke Laut
Kemitraan ini mengumpulkan dan mendaur ulang sampah kemasan untuk mendukung ekonomi sirkular dan tanggung jawab produsen yang Diperluas (EPR/Extended Producer Responsibility). Seremoni ditutup dengan kunjungan lapangan ke Fasilitas Pemulihan Material Reko Hub di Driyorejo.
Pengumpulan 1.400 ton metrik sampah plastik dalam program ini memiliki potensi penghematan karbon emisi hingga 2,2 juta kilogram karbon dari inisiatif daur ulang sehingga mengurangi ketergantungan pada penggunaan virgin plastic.
Kemitraan ini ditandai dengan penandatanganan MoU oleh Sustainable Development Director Danone Indonesia, Karyanto Wibowo dengan Ernest C. Layman selaku CEO & Co-founder Rekosistem, disaksikan Kepala Bidang di Dinas Lingkungan Hidup Kota Surabaya dan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Gresik, serta pejabat pemerintahan di wilayah setempat.
Baca Juga: Aqua Dukung Pengurangan 70% Sampah Plastik ke Laut
Kemitraan ini mengumpulkan dan mendaur ulang sampah kemasan untuk mendukung ekonomi sirkular dan tanggung jawab produsen yang Diperluas (EPR/Extended Producer Responsibility). Seremoni ditutup dengan kunjungan lapangan ke Fasilitas Pemulihan Material Reko Hub di Driyorejo.
Pengumpulan 1.400 ton metrik sampah plastik dalam program ini memiliki potensi penghematan karbon emisi hingga 2,2 juta kilogram karbon dari inisiatif daur ulang sehingga mengurangi ketergantungan pada penggunaan virgin plastic.
Lihat Juga :