Muluskan Investor Masuk ke IKN, Presiden: HGB Keluar Maksimal 11 Hari

Senin, 12 Agustus 2024 - 15:39 WIB
loading...
Muluskan Investor Masuk...
Presiden Joko Widodo mengatakan proses administrasi bagi investor kini dipercepat. Foto/Dok. MPI
A A A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo mengatakan proses administrasi calon investor di Ibu Kota Nusantara ( IKN ) kini telah dipercepat. Bahkan para investor langsung bisa mengantongi HGB (Hak Guna Bangunan) paling lambat 11 hari setelah menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Badan Otorita Ibu Kota Nusantara.

"Saat ini kalau investasi di IKN, tanda tangan PKS, dan setelah tandatangan itu dari Kementerian ATR/BPN akan mengeluarkan HGB maksimal waktu 11 hari," ujar Presiden Jokowi dalam acara groundbreaking PT BCA di IKN, Senin (12/8/2024).

Menurutnya hal itu seperti yang dilaporkan oleh Menteri ATR/BPN Agus Harimurti Yudhoyono terkait sertifikasi lahan yang spesifik diperuntukan bagi para calon investor di proyek Ibukota baru tersebut.

Baca Juga : Kereta Tanpa Rel China Siap Antar Jemput Tamu Upacara HUT RI di IKN

"Yang ngomong bukan saya, yang ngomong pak Menteri Pertanahan, jadi kalau ada apa-apa ke beliau," tambahnya.

Pada kesempatan tersebut Presiden melaporkan hingga saat ini Badan Otorita IKN telah mengantongi 472 LOI (Letter of Intent) yang diberikan oleh para pelaku usaha. Namun dari jumlah tersebut hanya ada 220 LOI yang teridentifikasi serius untuk masuk ke proyek tersebut.

"Semuanya tetap diseleksi, tidak ada bisa langsung," tambahnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menakar Efek di Balik...
Menakar Efek di Balik Isu Pergantian Menkeu, Awas! Ganggu Kepercayaan Publik dan Investor
PT IIM Buktikan Konsistensi...
PT IIM Buktikan Konsistensi Kinerja Historis dan Dampak Sosial di Tengah Volatilitas Pasar
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
Buka BRImo, Langsung...
Buka BRImo, Langsung Jadi Investor Syariah bareng Syailendra Capital!
Qavah Group Fasilitasi...
Qavah Group Fasilitasi Ekspansi Investor China ke Pasar Indonesia
Usai Temui Jokowi, IKA...
Usai Temui Jokowi, IKA BEM Nusantara Akan Bertemu Gibran, Bahas Apa?
Jokowi Bakal Masuk PSI,...
Jokowi Bakal Masuk PSI, Deddy Sitorus PDIP: Terus Terang Kami Tidak Takut
Roy Suryo Titip Pesan...
Roy Suryo Titip Pesan ke Massa Aksi Demo: Jangan Disusupi, Aparat Harus Humanis
Rekomendasi
BPIP Sebut 228 Putra-Putri...
BPIP Sebut 228 Putra-Putri Terbaik Jalani Verifikasi Paskibraka Tingkat Pusat 2026
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
Berita Terkini
Utang Pemerintah Bengkak...
Utang Pemerintah Bengkak saat Swasta Lesu, Alarm bagi Fiskal Negara
PLN EPI Dorong UMKM...
PLN EPI Dorong UMKM Naik Kelas lewat Budidaya Madu Kelulut
Menteri PU Tinjau IPTC,...
Menteri PU Tinjau IPTC, Nindya Karya Dukung Penambahan Fasilitas Atlet Difabel
Indonesia Tak Lagi Bergantung...
Indonesia Tak Lagi Bergantung Impor Minyak Timur Tengah
MANU dan Universitas...
MANU dan Universitas Jember Kolaborasi Perkuat Pengembangan SDM Pertanian
Ini Jenis Produk Sawit...
Ini Jenis Produk Sawit dan Batu Bara yang Ekspornya Diatur Lewat PT DSI
Infografis
Presiden AS Donald Trump...
Presiden AS Donald Trump Kecam Serangan India ke Pakistan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved