Ketergantungan Gas Rusia, Negara UE Nyalakan Alarm Tanda Bahaya

Kamis, 15 Agustus 2024 - 15:43 WIB
loading...
A A A
Sementara itu pada bulan Februari, Menteri Energi Austria, Leonor Gewessler mendesak perlunya langkah-langkah radikal yang harus diambil untuk menghentikan ketergantungan negara itu pada gas Rusia. Termasuk melanggar kesepakatan jangka panjang yang ditandatangani perusahaan energi negara OMV dengan Gazprom Rusia hingga 2040.

Di sisi lain Menteri Leonor mengakui bahwa pangsa impor gas Austria dari Rusia terus tumbuh, dan mencapai rekor tertinggi 98% pada bulan Desember.

Disebutkan skenario terburuk yang diterbitkan oleh pemerintah, yakni membayangkan penghentian mendadak aliran gas Rusia, maka untuk kasus ini Austria tidak akan dapat mengirimkan lebih banyak bahan bakar melalui Italia, dan penyimpanan gas dapat tenggelam menjadi hanya 15% dari kapasitas pada tahun 2026.

Skenario yang lebih mungkin yakni membayangkan pasokan Rusia berhenti mulai Januari 2025, dan penyimpanan pada level 60% dari kapasitas menuju tahun 2027, menurut Bloomberg.Gazprom Rusia sebelumnya melaporkan bahwa transit gas melalui Sudzha berlanjut sejalan dengan volume kontrak.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Badai PHK Guncang Inggris...
Badai PHK Guncang Inggris di Tengah Perang AS-Iran, Tembus Rekor Tertinggi 5 Tahun
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
Eropa Diam-diam Borong...
Eropa Diam-diam Borong Gas Rusia hingga Tembus Rekor, Terjebak Skenario Krisis Energi?
Rusia Tebar Diskon Gas...
Rusia Tebar Diskon Gas ke China Sampai 2029, Lebih Murah dari Eropa
Eropa Terpecah! Italia...
Eropa Terpecah! Italia Desak Blokir Minyak dan Gas Rusia Dibuka
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Turki Ekspor Kapal Perang
Eks Kepala AL Jerman:...
Eks Kepala AL Jerman: Uni Eropa Bisa 'Berjalan Tanpa Sadar' Menuju Perang Melawan Rusia
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
Rekomendasi
Hadapi Masa Depan yang...
Hadapi Masa Depan yang Tak Pasti, Mahasiswa Diajarkan Kepemimpinan, Inovasi, dan Talenta Digital
Sidang Kasus Tudingan...
Sidang Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi Digelar di PN Jakarta Timur
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Mangrove di Kawasan Pesisir Jakarta Terus Diperkuat
Berita Terkini
Indonesia, Swiss, dan...
Indonesia, Swiss, dan UNDP Luncurkan Fase Baru Transformasi Lanskap Berkelanjutan di Indonesia
Perkuat Layanan Digital...
Perkuat Layanan Digital melalui Care+, LGI Hadirkan Fitur Wellness
Pasokan Seret Batu Bara...
Pasokan Seret Batu Bara Picu Pemadaman Listrik, Legislator Soroti Lambannya Persetujuan RKAB
MyPertamina Gelar Program...
MyPertamina Gelar Program Pesta Bola, Tingkatkan Engagement melalui Ekosistem Digital
Dorong Ekonomi Desa...
Dorong Ekonomi Desa Binaan, Program Genera-Z Berbakti BCA Siap Masuki Fase Implementasi
Insentif Motor Listrik...
Insentif Motor Listrik Ditunda Satu Bulan, Menko Airlangga: Masih Dikaji
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved