PwC Kehilangan Klien Terbesar di China Buntut Skandal Evergrande

Sabtu, 24 Agustus 2024 - 19:22 WIB
loading...
PwC Kehilangan Klien...
PricewaterhouseCoopers LLP (PwC) telah kehilangan klien Bank of China buntut skandal Evergrande. FOTOReuters
A A A
JAKARTA - PricewaterhouseCoopers LLP (PwC) telah kehilangan klien terbesar di China dipicu penyelidikan pihak berwenang atas audit perusahaan tersebut dengan Evergrande Group yang dilanda skandal.

Bank of China salah satu dari empat pemberi pinjaman negara terbesar di negara tersebut mengatakan akan menyewa EY sebagai auditornya pada 2024 menggantikan PwC China. Caixin melaporkan bank ini juga akan menyewa perusahaan audit domestik BDO China Shu Lun Pan CPAs LLP sebagai auditor sekunder.

Bank of China bergabung dengan daftar perusahaan-perusahaan China yang memutuskan kontrak dengan PwC seiring dengan runtuhnya China Evergrande yang membuat pekerjaan auditor ini diragukan.

Pada Juni, dua perusahaan raksasa milik negara, PetroChina dan China Railway Group, mengatakan bahwa mereka telah memutuskan untuk berhenti bekerja sama dengan PwC, menyusul lima perusahaan lain yang telah melakukan hal yang sama pada bulan sebelumnya.

Selama dua tahun terakhir, puluhan perusahaan telah menghentikan penggunaan PwC sebagai auditor mereka atau membatalkan rencana untuk menggunakan jasa firma tersebut. Pada 2023, Bank of China membayar PwC sebesar 193 juta yuan ($27 juta) untuk biaya audit, yang menandai tahun ketiga berturut-turut dalam menggunakan jasanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Industri Plastik Tertekan...
Industri Plastik Tertekan Impor Murah China, Pabrik Mulai Pangkas Jam Kerja
Rahasia Industri Logam...
Rahasia Industri Logam Tanah Jarang China Dibongkar Ilmuwan, AS-Jepang Pegang Kunci Mineral Langka!
Duo Zou Bersaudara Asal...
Duo Zou Bersaudara Asal China Mendadak Jadi Miliarder Gara-gara Robot Humanoid, Begini Kisahnya
Krisis Keuangan, PBB...
Krisis Keuangan, PBB Terancam Bangkrut
TikTok soal Kabar PHK...
TikTok soal Kabar PHK 90% Karyawan Tokopedia: Ini Bukan Keputusan Mudah
Panda Bond Akan Manfaatkan...
Panda Bond Akan Manfaatkan Skema LCT, Bisa Tambah Cadev USD50 Miliar
Topan Bavi Terjang China,...
Topan Bavi Terjang China, Paksa Hampir 2 Juta Orang Mengungsi
AI, Robot, dan Modal...
AI, Robot, dan Modal Negara: Taruhan Besar Xi Jinping untuk Masa Depan China
AS Serang Jembatan Kereta...
AS Serang Jembatan Kereta Api Strategis yang Hubungkan Iran ke China dan Rusia
Rekomendasi
Rangkaian Kegiatan MPLS...
Rangkaian Kegiatan MPLS SD, SMP, dan SMA/SMK 2026, Orang Tua Wajib Tahu!
DPN IARMI: Kritik Harus...
DPN IARMI: Kritik Harus Objektif, Jangan Giring Opini Menyesatkan
Pekan Dekranasda Tangsel...
Pekan Dekranasda Tangsel 2026, Momentum Perkenalkan Produk Lokal UMKM
Berita Terkini
Bandara Banda Neira...
Bandara Banda Neira Bakal Dibangun Ulang, Pesawat Kapasitas Besar Bisa Mendarat
Bank Sentral Global...
Bank Sentral Global Kompak Borong Emas, Hapus Ketergantungan Dolar AS
Modi Incar Harta Karun...
Modi Incar Harta Karun Terlarang Australia demi Terangi Negaranya
Sucofindo Catatkan Laba...
Sucofindo Catatkan Laba Bersih 100,7% dari Target RKAP 2025
Nasib Belang Gurita...
Nasib Belang Gurita Bisnis Arab di Tengah Perang: Ada yang Boncos hingga Mendadak Kaya
Masa Transisi ke B50...
Masa Transisi ke B50 Berlangsung hingga September, Penyaluran Dilakukan Bertahap
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved