PwC Kehilangan Klien Terbesar di China Buntut Skandal Evergrande
Sabtu, 24 Agustus 2024 - 19:22 WIB
loading...
A
A
A
Pada Maret, bank ini mengumumkan rencana untuk menunjuk kembali PwC sebagai auditor untuk tahun 2024. Namun, menurut pengajuan pada Juni, bank kemudian merevisi keputusannya memilih untuk mempertahankan PwC hanya untuk laporan jangka menengahnya sambil mencari auditor baru untuk masa depan.
Gelombang pemutusan kontrak ini terjadi ketika regulator sekuritas China memeriksa peran audit PwC untuk China Evergrande. Pada Juni, Komisi Regulasi Sekuritas China mengumumkan denda sebesar USD577 juta kepada anak perusahaan domestik utama China Evergrande, Hengda Real Estate Group, atas penerbitan obligasi yang curang dan melanggar peraturan pengungkapan informasi.
Regulator menemukan bahwa Hengda telah menggelembungkan pendapatan dan keuntungannya pada 2019 dan 2020 dengan mengakui penjualan di muka. Perusahaan ini diduga telah melebih-lebihkan pendapatan tahun 2019 sebesar 214 miliar yuan dan sekali lagi sebesar 350 miliar yuan pada tahun berikutnya.
Angka-angka yang digelembungkan tersebut mencapai setengah dari total pendapatan Hengda pada tahun 2019, dan 79% pada tahun 2020, menurut pernyataan tersebut. Hengda juga meningkatkan labanya sebesar 63% dan 87% pada tahun 2019 dan 2020.
Baca Juga: PwC China Dijatuhi Hukuman Buntut Sekongkol Penipuan dengan Evergrande
Gelombang pemutusan kontrak ini terjadi ketika regulator sekuritas China memeriksa peran audit PwC untuk China Evergrande. Pada Juni, Komisi Regulasi Sekuritas China mengumumkan denda sebesar USD577 juta kepada anak perusahaan domestik utama China Evergrande, Hengda Real Estate Group, atas penerbitan obligasi yang curang dan melanggar peraturan pengungkapan informasi.
Regulator menemukan bahwa Hengda telah menggelembungkan pendapatan dan keuntungannya pada 2019 dan 2020 dengan mengakui penjualan di muka. Perusahaan ini diduga telah melebih-lebihkan pendapatan tahun 2019 sebesar 214 miliar yuan dan sekali lagi sebesar 350 miliar yuan pada tahun berikutnya.
Angka-angka yang digelembungkan tersebut mencapai setengah dari total pendapatan Hengda pada tahun 2019, dan 79% pada tahun 2020, menurut pernyataan tersebut. Hengda juga meningkatkan labanya sebesar 63% dan 87% pada tahun 2019 dan 2020.
Baca Juga: PwC China Dijatuhi Hukuman Buntut Sekongkol Penipuan dengan Evergrande
Lihat Juga :