alexametrics

Siap IPO, Kopi Kenangan Targetkan Punya 2.500 'Rumah Mantan' Tahun 2021

loading...
Siap IPO, Kopi Kenangan Targetkan Punya 2.500 Rumah Mantan Tahun 2021
Pendiri Kopi Kenangan (kiri-kanan) Cynthia Chaerunnisa (CMO), Edward Tirtanata (CEO), James Prananto (COO) di Jakarta, Selasa (1/10/2019). Foto/SINDOnews/Inda Susanti
A+ A-
JAKARTA - Ritel kopi non-waralaba, Kopi Kenangan, menargetkan untuk menambah 2.000 gerai kopi atau dikenal dengan 'Rumah Mantan' hingga Desember 2021. Dengan demikian, dalam tempo empat tahun sejak didirikan pada Desember 2017, Kopi Kenangan akan memiliki total 2.500 gerai di seluruh Indonesia.

"Sampai awal Oktober ini jumlah gerai kami ada 131 di 15 kota dari target 250 gerai sampai akhir tahun. Pokoknya dalam sehari harus ada lebih dari satu gerai Kopi Kenangan yang dibuka," ujar Co-Founder dan CEO Kopi Kenangan Edward Tirtanata pada jumpa pers dalam rangka peringatan Hari Kopi Internasional di Jakarta, Selasa (1/10/2019).

Menurut dia, saat ini sebagian besar gerai masih berlokasi di pulau Jawa untuk memudahkan logistik. Namun, tahun depan Kopi Kenangan membidik semua kota besar di Sumatera. Demikian juga dengan Kalimantan Timur sebagai calon ibu kota baru akan disiapkan gerai di Balikpapan dan Samarinda pada 2020.



Tak hanya itu, perusahaan yang didirikan dengan dana patungan Rp200 juta ditambah dana dari angle investor tersebut juga akan merambah Asia Tenggara.

"Kopi Kenangan itu 100% pakai kopi Indonesia dan kami sangat optimistis bisa bersaing di luar, apalagi kalau bicara kopi susu itu paling enak ya dari Indonesia," tukas pria yang juga founder Lewis & Carroll Group itu.

Berkonsep gerai kopi grab 'n go, Edward membeberkan untuk mendirikan satu gerai Kopi Kenangan saat ini dibutuhkan modal awal sekitar Rp500 juta (diluar sewa tempat), dimana hampir separuhnya dialokasikan untuk pembelian mesin kopi dan grinder. (Baca juga: Harumnya Bisnis Kopi Melintasi Generasi)

Edward mengungkapkan, Kopi Kenangan tidak berniat mewaralabakan bisnisnya selain karena ingin menjaga kualitas juga lantaran ada misi melantai di bursa. Ditargetkan pada 2022 Kopi Kenangan akan melakukan penawaran saham perdana atau IPO (Initial Public Offering).

"Mimpi saya dari dulu untuk IPO, karena saya lihat perusahaan Food & Beverages (F&B) yang sudah IPO di Indonesia itu merek internasional semua. Kami ingin menjadi brand F&B Indonesia kedua yang melakukan IPO setelah The Duck King yang IPO pada tahun lalu," bebernya seraya menambahkan bahwa rencana IPO tersebut juga akan mempertimbangkan kondisi keuangan perusahaan.

Sebagai informasi, Kopi Kenangan pada Juni 2019 lalu telah meraih pendanaan dari perusahaan modal ventura Sequoia Capital asal India sebesar USD20 juta atau sekitar Rp282 miliar.

Sebelumnya, pada Oktober 2018 Alpha JWC Ventures yang berbasis di Indonesia juga mengucurkan pendanaan sebesar USD8 juta atau setara Rp121,6 miliar untuk pengembangan bisnis Kopi Kenangan.
(ind)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak