alexametrics

Zilingo Dorong Pemberdayaan Ekonomi Perempuan di Seluruh Asia

loading...
Zilingo Dorong Pemberdayaan Ekonomi Perempuan di Seluruh Asia
CEO dan Co-founder Zilingo Ankiti Bose. Foto/SINDOnews/Rina Anggraeni
A+ A-
JAKARTA - Platform teknologi Zilingo mengumumkan inisiatif terbarunya, yakni SheWorkz sebuah program manufaktur terdesentralisasi terbesar yang memberdayakan perempuan yang bergerak di bidang usaha mikro.

Hal ini dilakukan dalam rangka meningkatkan keterampilan perempuan dalam ekonomi global. Di Asia Selatan dan Tenggara, perempuan berkontribusi sekitar 31% untuk tenaga kerja dengan kontribusi yang jauh lebih kecil terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) yaitu hanya sebesar 24%.

"SheWorkz dari Zilingo memberikan kesempatan pada para perempuan yang ada di rumah untuk memanfaatkan waktu luang dan ruang di rumah mereka dengan memberikan mereka pelatihan kerja, pendanaan, dan peluang pengembangan bisnis. Dengan demikian membawa perempuan kembali ke dunia kerja, sesuai dengan ketentuan dan persyaratan mereka sendiri," ujar CEO dan Co-founder Zilingo Ankiti Bose di Jakarta, Rabu (16/10/2019).



Menurutnya, perempuan merupakan potensi yang terpendam serta kurang dimanfaatkan untuk ekonomi Asia. Mereka hanya menyumbang 24% dari PDB di Asia Selatan dan Tenggara. Hal ini membuat Zilingo terpanggil untuk bertindak.

"SheWorkz akan menjadi ekosistem manufaktur terdesentralisasi terbesar di dunia. Airbnb mengajarkan kepada kami bahwa setiap kamar tidur tambahan di rumah Anda bisa menjadi hotel dengan adanya investasi dan visi. Lalu mengapa ruang ekstra tersebut tidak bisa menjadi bengkel/unit manufaktur kecil untuk memanfaatkan waktu yang dimiliki kaum perempuan akibat terasingkan dari dunia kerja tradisional," jelasnya.

Laporan dari McKinsey Global Institute menunjukkan bahwa dengan memajukan kesetaraan perempuan di tempat kerja dapat menambah USD12 triliun ke PDB global pada tahun 2025, 11% Iebih besar dari proyeksi bisnis yang ada saat ini.

SheWorkz dari Zilingo akan membuka jalan menuju kemandirian finansial dan kesuksesan yang lebih besar bagi para perempuan dengan mengeliminasi kendala yang biasa dihadapi di tempat kerja tradisionaI.

Zilingo menargetkan untuk memperluas jangkauan SheWorkz dan meningkatkan keterampilan Iebih dari 2.000 wanita di negara-negara seperti India, Bangladesh, Vietnam dan Kamboja pada tahun 2022.
(ind)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak