Perang Dagang Makin Panas! Kanada Incar Lebih Banyak Produk China

Kamis, 12 September 2024 - 17:19 WIB
loading...
A A A
Sementara, Peneliti senior dari Center for China and Globalization He Weiwen menilai tindakan Kanada memperluas tarif pada lebih banyak produk China tidak mengherankan. Dia menilai, Kanada mengikuti jejak AS melarang produk energi baru China sambil membangun rantai industri dan pasokan baru yang mengecualikan negara itu dengan alasan keamanan nasional.

Ia memproyeksikan bahwa Kanada akan mengenakan tarif tambahan pada barang-barang China termasuk baterai, semikonduktor, dan mineral penting setelah peninjauan 30 hari, meskipun tarif pajak mungkin sedikit disesuaikan. Kanada baru-baru ini mengumumkan tarif tambahan 100% pada kendaraan listrik (EV) China dan tarif 25% pada baja dan aluminium, yang berlaku mulai 1 Oktober.

China telah mengajukan permintaan konsultasi kepada Kanada di WTO mengenai rencana tersebut. "Ancaman tarif Kanada terhadap produk-produk China berbahaya dan berisiko, yang menggarisbawahi bahwa kebijakan perdagangannya semakin tidak bersahabat dengan China," kata Li Haidong, profesor di Universitas Urusan Luar Negeri China, kepada Global Times.

Di masa mendatang, kata dia, Kanada kemungkinan akan terus mengikuti jejak AS untuk mengenakan tarif yang lebih tinggi pada sejumlah besar produk China. Namun, dia mengingatkan bahwa tindakan Kanada tersebut kemungkinan akan menimbulkan tindakan balasan dari China.

Di bagian lain, Li menilai langkah Kanada yang mengikuti kemauan AS Washington menunjukkan bahwa negara itu secara bertahap kehilangan otonomi strategisnya. "AS telah dua kali menunda pengumuman penentuan akhir untuk tarif tambahan pada berbagai produk China termasuk kendaraan listrik, tapi Kanada tergesa-gesa dalam penerapan tarif pada kendaraan listrik China dalam upaya untuk menunjukkan kesetiaannya kepada AS," kata Li.

Sehari menjelang pengumuman Kanada tentang tarif tambahan pada kendaraan listrik China dan produk lainnya pada tanggal 26 Agustus, Penasihat Keamanan Nasional AS Jake Sullivan melakukan perjalanan ke negara itu, di mana dia bertemu dengan Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau dan menyampaikan pidato pada pertemuan kabinet tahunan Kanada. Sullivan sebelumnya mengatakan bahwa AS berharap bahwa Kanada dan sekutu-sekutunya yang lain akan mengambil pendekatan terkoordinasi untuk menghentikan penjualan kendaraan listrik China.

Baca Juga: AS Tegaskan Ukraina akan Gabung dengan NATO
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ekonomi China Kuartal...
Ekonomi China Kuartal II Tumbuh 4,3%, Terendah dalam 3 Tahun Terakhir
Trump Minta Tarif 20%...
Trump Minta Tarif 20% Kargo di Selat Hormuz, Bisa Kantongi Rp541 Miliar per Supertanker
Iuran BPJS Kesehatan...
Iuran BPJS Kesehatan Bakal Naik, Cek Tarif yang Berlaku Saat Ini
Teluk Kembali Memanas,...
Teluk Kembali Memanas, China Siaga Jaga Produksi BBM Tetap Tinggi
Industri Plastik Tertekan...
Industri Plastik Tertekan Impor Murah China, Pabrik Mulai Pangkas Jam Kerja
Rahasia Industri Logam...
Rahasia Industri Logam Tanah Jarang China Dibongkar Ilmuwan, AS-Jepang Pegang Kunci Mineral Langka!
China Ungguli AS dalam...
China Ungguli AS dalam Popularitas Global, Xi Jinping Dianggap Lebih Positif daripada Trump
Trump Tuduh China Ikut...
Trump Tuduh China Ikut Campur Pemilu AS: Kompromi Data Terbesar dalam Sejarah!
China Investasikan Rp900...
China Investasikan Rp900 Triliun untuk Pelabuhan Afrika, Analis Soroti Risiko Utang
Rekomendasi
Pria Tewas di Kamar...
Pria Tewas di Kamar Hotel Mewah Kuningan Jaksel, Ada Luka Tembak
Prabowo Ungkap Indonesia...
Prabowo Ungkap Indonesia Segera Punya Motor Listrik Nasional, Siap Diluncurkan dalam Hitungan Minggu
Ada Demo Mahasiswa di...
Ada Demo Mahasiswa di Jalan Medan Merdeka Selatan, Arus Lalin Dialihkan
Berita Terkini
BRI Hadirkan KKB Expo...
BRI Hadirkan KKB Expo Serentak di 131 Titik, Tawarkan Berbagai Promo Spesial untuk Masyarakat
Rupiah Semringah Sambut...
Rupiah Semringah Sambut Akhir Pekan, Menjauh dari Level Rp18 Ribu per Dolar AS
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Sumbagut dan Polda Sumut Sinergi Percepat Normalisasi Distribusi BBM
Yamaha Grand Filano...
Yamaha Grand Filano Hybrid Tawarkan Gaya Kalcer, Konsumsi BBM Diklaim Capai 60 Km per Liter
Produktivitas Kebun...
Produktivitas Kebun Sawit Sitaan Negara Menurun, Muncul Desakan Audit Total
Danantara Resmi Gabung...
Danantara Resmi Gabung ke Forum Sovereign Wealth Fund Dunia, Ini Manfaatnya
Infografis
Tentara China Ikut Perang...
Tentara China Ikut Perang Bantu Rusia Melawan Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved