Rangkul Dedolarisasi, BRICS Salip G7 di Bidang Ekonomi Utama

Rabu, 18 September 2024 - 21:00 WIB
loading...
Rangkul Dedolarisasi,...
Presiden Rusia Vladimir Putin berbicara dengan Presiden China Xi Jinping sebelum pertemuan dalam KTT Organisasi Kerja Sama Shanghai (SCO) di Samarkand, Uzbekistan, 16 September 2022. Foto/Sputnik/Sergey Bobylev/Reuters
A A A
JAKARTA - Di tengah pertumbuhan aliansi BRICS yang terus berlanjut, Dana Moneter Internasional (IMF) baru-baru ini menyoroti blok ini memimpin kelompok G7 dalam empat bidang ekonomi utama. Memang, mereka mencatat bahwa kesenjangan antara blok Barat dan kelompok Global South semakin berkurang.

Kelompok BRICS mengambil langkah besar menuju pertumbuhan pada 2023. Secara khusus, blok ini menyambut empat anggota tambahan dalam upaya ekspansi pertamanya sejak tahun 2001. Aliansi ini melihat Uni Emirat Arab (UEA), Mesir, Ethiopia, dan Iran bergabung dengan barisannya. Jumlah tersebut bisa bertambah lebih besar lagi seiring dengan semakin dekat Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) BRICS di Kazan, Rusia.

Beberapa tahun terakhir ini sangat penting bagi blok BRICS. Mereka telah dengan tegas merangkul dedolarisasi dalam skala global. Selain itu, mereka telah mendorong upaya-upaya tersebut ke tingkat yang lebih tinggi. Menciptakan realitas geopolitik di mana negara-negara mencari cadangan global di luar dolar AS.

Selain itu, pertumbuhan PDB-nya telah mengalami perkembangan yang masif. Sejak tahun 2010, blok ini telah mengalami peningkatan GPD (PPP), sedangkan G7 mengalami penurunan.

Data menunjukkan bahwa tahun lalu blok BRICS secara resmi melampaui G7 pada tahun 2023, ketika Produk Domestik Bruto (PDB) mencapai 32%, dibandingkan dengan G7 yang hanya 29%. Itu bukan satu-satunya area di mana kedua belah pihak mengalami peningkatan tantangan.

Menurut data IMF, yang dilansir dari WatcherGuru, BRICS memimpin G7 dalam empat bidang penting. Hal ini mencakup pangsa PDB dalam hal populasi dunia, produksi minyak global dan kontribusi masing-masing terhadap pertumbuhan ekonomi global.

Baca Juga: Israel dan AS Disalahkan atas Ledakan Ribuan Pager di Lebanon usai Peringatan Eskalasi
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menguak di Balik Lawatan...
Menguak di Balik Lawatan Prabowo 1,5 Tahun, Seskab Teddy: BRICS hingga Investasi Rp2.430 Triliun
Dolar AS Mulai Dikepung,...
Dolar AS Mulai Dikepung, Mampukah BRICS Meruntuhkan Dominasi Greenback?
Rubel Jadi Mata Uang...
Rubel Jadi Mata Uang Terkuat di Dunia, Sanksi Barat ke Rusia Tak Mempan
BRICS Jadi Senjata Terakhir...
BRICS Jadi Senjata Terakhir Indonesia jika Impor 150 Juta Ton Barel Minyak Rusia Batal
Iran Desak BRICS Hancurkan...
Iran Desak BRICS Hancurkan Kekebalan AS, Sinyal Pergeseran Blok Ekonomi ke Aliansi Militer?
Eropa Diam-diam Borong...
Eropa Diam-diam Borong Gas Rusia hingga Tembus Rekor, Terjebak Skenario Krisis Energi?
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
Eks Kepala AL Jerman:...
Eks Kepala AL Jerman: Uni Eropa Bisa 'Berjalan Tanpa Sadar' Menuju Perang Melawan Rusia
Ciptakan Krisis Energi...
Ciptakan Krisis Energi di Rusia, Drone Ukraina Serang Krimea dan Kilang Minyak Utama
Rekomendasi
Ajang Lari Bertajuk...
Ajang Lari Bertajuk Pancasakti Run 2026 Sediakan Tiket Menuju World Marathon Majors
EJAE Curi Perhatian...
EJAE Curi Perhatian di Pembukaan Piala Dunia 2026, Bawakan Lagu Resmi FIFA dalam Bahasa Korea
Jadwal Final PRO Futsal...
Jadwal Final PRO Futsal League 2025/26, Cosmo JNE vs Bintang Timur Surabaya Live Streaming di VISION+
Berita Terkini
Bangun Pertanian di...
Bangun Pertanian di Papua, Pemerintah Gelontorkan Rp5 Triliun
Penjelasan PLN soal...
Penjelasan PLN soal Blackout di Beberapa Wilayah Pulau Jawa
Emas Antam Kembali Berkilau,...
Emas Antam Kembali Berkilau, Hari Ini Naik Rp20 Ribu Sentuh Rp2.709.000 per Gram
IHSG Dibuka Perkasa...
IHSG Dibuka Perkasa Sentuh Level 5.960, Ada 380 Saham Berlari di Zona Hijau
Aliran Modal Asing Mulai...
Aliran Modal Asing Mulai Masuk, Rupiah Membaik Tinggalkan Rp18.000 per Dolar AS
Beban Berat Kelas Menengah...
Beban Berat Kelas Menengah di Tengah Kenaikan Pertamax jadi Rp16.250/Liter
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved