China Diseret ke WTO usai Menyelidiki Subsidi Susu Uni Eropa
Senin, 23 September 2024 - 21:52 WIB
loading...
A
A
A
"Penyelidikan China terhadap susu Uni Eropa didasarkan pada tuduhan yang harus dipertanyakan dan bukti yang ada tidak memadai. Oleh karena itu kami akan terus menantangnya di semua tempat yang tersedia, sambil menyerukan China untuk segera mengakhirinya," kata komisaris perdagangan Uni Eropa, Valdis Dombrovskis pada hari Senin (23/9/2024).
Pekan lalu, selama pembicaraan di Brussels, Dombrovskis meminta mitranya dari China, Wang Wentao, untuk "mengakhiri" penyelidikan susu, bersama dengan penyelidikan lain terhadap brendi Uni Eropa dan impor daging babi, yang juga diyakini sebagai tanggapan terhadap masalah EV.
"Dia menekankan bahwa penyelidikan ini tidak beralasan, tuduhan itu patut dipertanyakan, dan tidak memiliki bukti yang cukup," kata Uni Eropa tentang pertemuan pada hari Kamis.
"(Komisaris Dombrovskis) dengan demikian kami menyerukan agar penyelidikan ini dihentikan dan memberi tahu pihak China bahwa Uni Eropa akan melakukan yang terbaik untuk membela kepentingan industrinya," bebernya.
Permintaan konsultasi diajukan di Jenewa pada hari Senin dan merupakan langkah pertama dalam proses penyelesaian sengketa WTO. Jika pembicaraan gagal, Uni Eropa kemungkinan akan meminta WTO untuk membentuk panel untuk memutuskan apakah penyelidikan China legal.
Dalam tujuh bulan pertama tahun ini, China mengimpor lebih dari USD315 juta untuk produk susu yang dari Uni Eropa, menurut data bea cukai China.
Prancis merupakan sumber impor teratas, dimana pengiriman produk senilai USD115 juta pada periode tersebut, dan Italia berada di posisi kedua dengan USD43 juta. Kedua negara adalah pendukung utama kenaikan tarif yang diusulkan pada EV atau mobil listrik buatan China.
Pekan lalu, selama pembicaraan di Brussels, Dombrovskis meminta mitranya dari China, Wang Wentao, untuk "mengakhiri" penyelidikan susu, bersama dengan penyelidikan lain terhadap brendi Uni Eropa dan impor daging babi, yang juga diyakini sebagai tanggapan terhadap masalah EV.
"Dia menekankan bahwa penyelidikan ini tidak beralasan, tuduhan itu patut dipertanyakan, dan tidak memiliki bukti yang cukup," kata Uni Eropa tentang pertemuan pada hari Kamis.
"(Komisaris Dombrovskis) dengan demikian kami menyerukan agar penyelidikan ini dihentikan dan memberi tahu pihak China bahwa Uni Eropa akan melakukan yang terbaik untuk membela kepentingan industrinya," bebernya.
Permintaan konsultasi diajukan di Jenewa pada hari Senin dan merupakan langkah pertama dalam proses penyelesaian sengketa WTO. Jika pembicaraan gagal, Uni Eropa kemungkinan akan meminta WTO untuk membentuk panel untuk memutuskan apakah penyelidikan China legal.
Dalam tujuh bulan pertama tahun ini, China mengimpor lebih dari USD315 juta untuk produk susu yang dari Uni Eropa, menurut data bea cukai China.
Prancis merupakan sumber impor teratas, dimana pengiriman produk senilai USD115 juta pada periode tersebut, dan Italia berada di posisi kedua dengan USD43 juta. Kedua negara adalah pendukung utama kenaikan tarif yang diusulkan pada EV atau mobil listrik buatan China.
Lihat Juga :