China Diseret ke WTO usai Menyelidiki Subsidi Susu Uni Eropa

Senin, 23 September 2024 - 21:52 WIB
loading...
A A A
Beberapa negara lain yang disebutkan dalam pengajuan China - termasuk Belgia, Italia, Irlandia, Austria, Kroasia, Finlandia, Rumania dan Republik Ceko - tidak terlibat dalam perselisihan EV, tetapi mempunyai andil dalam pengambilan suara.

Masing-masing dari 27 anggota Uni Eropa harus memberikan suara sebelum 30 Oktober, tentang apakah tarif tersebut bakal menjadi undang-undang selama lima tahun. Jika setidaknya 15 ibu kota yang menyumbang 65% dari populasi blok itu memilih menentang tindakan tersebut, makan tarif mobil listrik China akan ditarik.

Menurut sumber di dalam Komisi Eropa, China menargetkan beberapa negara dengan memberikan tekanan, yang harapannya untuk mencoba memengaruhi pemungutan suara tersebut.

Misalnya, Spanyol bersuara sangat menentang bea masul mobil EV setelah China membuat kombinasi ancaman terhadap sektor daging babinya dan menjanjikan investasi di industri teknologi tinggi.

Sementara kantor Kanselir Jerman, Olaf Scholz melobi negara lain untuk menentang tarif EV setelah laporan tentang tindakan perdagangan yang direncanakan terhadap industri mobil Uni Eropa.

Penyelidikan susu China mencakup impor dari awal April 2023 hingga akhir Maret, sedangkan periode untuk mengevaluasi dampak terhadap industri dimulai dari 2020 hingga kuartal pertama 2023.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Duo Zou Bersaudara Asal...
Duo Zou Bersaudara Asal China Mendadak Jadi Miliarder Gara-gara Robot Humanoid, Begini Kisahnya
Krisis Keuangan, PBB...
Krisis Keuangan, PBB Terancam Bangkrut
TikTok soal Kabar PHK...
TikTok soal Kabar PHK 90% Karyawan Tokopedia: Ini Bukan Keputusan Mudah
Apes, Uni Eropa Terancam...
Apes, Uni Eropa Terancam Kehilangan Pasokan Gas AS usai Tinggalkan Rusia
Genderang Perang Dagang,...
Genderang Perang Dagang, Trump Ancam Tarif 100% yang Berani Pajaki Google, Meta, dan Apple!
Panda Bond Akan Manfaatkan...
Panda Bond Akan Manfaatkan Skema LCT, Bisa Tambah Cadev USD50 Miliar
China Tembakkan Rudal...
China Tembakkan Rudal Balistik Antarbenua Berkemampuan Nuklir, 6 Negara Protes
China Hukum Mati Mantan...
China Hukum Mati Mantan Pejabat karena Terima Suap Rp5,8 Triliun
AS Ketar-ketir dengan...
AS Ketar-ketir dengan Senjata Nuklir China usai Kapal Selam Beijing Tembakkan Rudal Antarbenua
Rekomendasi
Antisipasi Badai PHK...
Antisipasi Badai PHK Massal, Legislator PDIP Desak Pembinaan Keterampilan bagi Buruh Terdampak
18 DPC Beri Dukungan,...
18 DPC Beri Dukungan, Nurdiansyah Alasta Siap Pimpin Demokrat Aceh
Dugaan Korupsi Batu...
Dugaan Korupsi Batu Bara hingga Asabri, Polisi Geledah 8 Lokasi Termasuk Rumah Pejabat Negara
Berita Terkini
Tokenisasi Saham AI...
Tokenisasi Saham AI Diminati Investor, Bittime Catat Kepemilikan Naik 106%
Iran-AS Memanas Lagi,...
Iran-AS Memanas Lagi, Harga Minyak Dunia Melonjak Lebih dari 6%
Pertamina Manfaatkan...
Pertamina Manfaatkan Jakarta Fair Perkuat Daya Saing UMKM Lokal
Pasar Saham RI Terancam...
Pasar Saham RI Terancam Turun Kelas, Modal Asing Bisa Kabur Rp3,6 Triliun
Sertifikasi Influencer...
Sertifikasi Influencer Kripto Dinilai Jadi Langkah Positif Bangun Ekosistem Lebih Sehat
Rupiah Kian Krasan di...
Rupiah Kian Krasan di Kisaran Rp18.000, Apa Penyebabnya?
Infografis
Balas Dendam ke AS,...
Balas Dendam ke AS, China Naikkan Tarif Impor Jadi 125%
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved