3 Efek Jika Korut Gabung BRICS, Koalisi Blok Anti-Barat Makin Nyata
Jum'at, 27 September 2024 - 11:20 WIB
loading...
A
A
A
1. Korea Utara Menjadi Negara yang Terbuka
Sebelumnya, Korea Utara dikenal sebagai negara yang sangat tertutup dengan dunia luar. Sekutu-sekutu mereka juga hanyalah negara-negara anti barat seperti Rusia dan China.
Keputusan untuk berpartisipasi dalam acara BRICS mencerminkan semakin eratnya hubungan Korea Utara dengan tatanan global yang dipimpin Rusia.
Cho Han-bum, peneliti senior di Institut Penyatuan Nasional Korea yang dikelola negara, mengatakan langkah-langkah ini mencerminkan strategi yang lebih luas dari pemimpin Korea Utara Kim Jong-un.
Saat ini BRICS memiliki total 10 anggota setelah Mesir, Ethiopia, Iran, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab, bergabung pada tahun 2023 lalu. Sehingga bisa saja Korea Utara nanti menjadi negara yang terbuka untuk koalisinya di kelompok multinasional INI.
2. Membangun Dinamika Ekonomi dan Keamanan Baru
Meskipun acara BRICS ini tidak khusus untuk masalah keamanan, partisipasi Korea Utara sendiri mungkin merupakan langkah awal yang signifikan.
Karena Pyongyang dan Moskow, selama setahun terakhir telah mengindikasikan bahwa mereka akan bekerja sama di tingkat regional dan internasional untuk membangun dinamika keamanan baru.
Sebelumnya, Korea Utara dikenal sebagai negara yang sangat tertutup dengan dunia luar. Sekutu-sekutu mereka juga hanyalah negara-negara anti barat seperti Rusia dan China.
Keputusan untuk berpartisipasi dalam acara BRICS mencerminkan semakin eratnya hubungan Korea Utara dengan tatanan global yang dipimpin Rusia.
Cho Han-bum, peneliti senior di Institut Penyatuan Nasional Korea yang dikelola negara, mengatakan langkah-langkah ini mencerminkan strategi yang lebih luas dari pemimpin Korea Utara Kim Jong-un.
Saat ini BRICS memiliki total 10 anggota setelah Mesir, Ethiopia, Iran, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab, bergabung pada tahun 2023 lalu. Sehingga bisa saja Korea Utara nanti menjadi negara yang terbuka untuk koalisinya di kelompok multinasional INI.
2. Membangun Dinamika Ekonomi dan Keamanan Baru
Meskipun acara BRICS ini tidak khusus untuk masalah keamanan, partisipasi Korea Utara sendiri mungkin merupakan langkah awal yang signifikan.
Karena Pyongyang dan Moskow, selama setahun terakhir telah mengindikasikan bahwa mereka akan bekerja sama di tingkat regional dan internasional untuk membangun dinamika keamanan baru.
Lihat Juga :