Sambut Kilang Tercanggih di Dunia, Pertamina Serap Tenaga Kerja Lokal

Sabtu, 30 November 2019 - 17:08 WIB
Sambut Kilang Tercanggih...
Sambut Kilang Tercanggih di Dunia, Pertamina Serap Tenaga Kerja Lokal
A A A
JAKARTA - Pembangunan kilang Tuban telah memasuki tahap early work yaitu pembersihan lahan sekitar 328 hektar serta pemulihan lahan abrasi (restorasi) seluas 20 Ha. Saat ini, dalam pembangunan tahap awal tersebut, Pertamina telah menyerap 271 tenaga kerja lokal Tuban.

Kilang Tuban akan memberikan tambahan pasokan untuk kebutuhan BBM, LPG dan Petrokimia berkualitas untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri. Dengan kehadiran Kilang Tuban, kebutuhan tersebut dapat dipenuhi dari kilang sendiri dan tidak perlu impor.

Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Nicke Widyawati, menegaskan pembangunan kilang tersebut akan menyerap 35% tingkat komponen dalam negeri (TKDN), penyerapan tenaga kerja sebanyak 20.000 saat konstruksi, dan 2.500 saat operasi.

"Proyek ini juga menciptakan multiplier effect lainnya, terutama di daerah sekitar lokasi di Tuban, termasuk peningkatan pendapatan negara dan daerah baik dari pajak dan juga penguatan devisa negara karena mengurangi ketergantungan impor crude dan produk," ujar Nicke di Tuban, Sabtu (30/11/2019).

Lebih lanjut Nicke menjelaskan, setelah mendapatkan penetapan lokasi, Pertamina bergerak cepat untuk menyelesaikan persiapan lahan termasuk menjalankan kesepakatan dengan pemerintah daerah dan masyarakat, diantaranya penyiapan tenaga kerja lokal.

"Pertamina pro aktif membangun kemampuan dan keahlian tenaga kerja lokal. Selain telah menyerap 271 pekerja lokal, saat ini Pertamina juga telah memberikan beasiswa kepada 21 orang lulusan terbaik SMA/SMK di wilayah sekitar untuk melanjutkan kuliah di Politeknik Energi dan Mineral (PEM) Akamigas Cepu," ungkapnya dalam keterangan yang diterima SINDOnews di Jakarta.

Nicke berharap nantinya para siswa tersebut bisa memiliki keahlian khusus (skilled) agar bisa bergabung di Proyek Kilang Tuban, baik menjadi tulang punggung pada saat pembangunan maupun operasional kilang nanti. Melalui hal tersebut, Pertamina sekaligus mematahkan stigma bahwa putra daerah yang direkrut ke sebuah industri adalah tenaga kerja non-skilled.

Kilang Tuban merupakan salah satu kilang tercanggih di dunia yang memiliki kapasitas pengolahan sebesar 300 ribu barel per hari yang akan menghasilkan 30 juta liter BBM per hari untuk jenis gasoline dan diesel. Selain itu, Kilang Tuban juga akan menghasilkan 4 juta liter avtur per hari serta produksi petrokimia sebesar 4,25 juta ton per tahun.

"Seluruh BBM yang diproduksi di Kilang Tuban memiliki standar terbaik di dunia yakni Euro5, yang sangat ramah dengan lingkungan," imbuh Nicke.

Untuk membangun megaproyek ini, tambah Nicke, Pertamina menginvestasikan sekitar USD15-16 miliar yang diperkirakan akan selesai tahun 2026 mendatang. Proyek ini menempati area seluas kurang lebih 900 hektar.

"Ini salah satu proyek prestisius dan sangat strategis dalam membangun kemandirian dan kedaulatan energi nasional. Dampaknya juga tentu akan sangat besar dirasakan masyarakat sekitar proyek, khususnya Tuban dan sekitarnya," pungkasnya.

Sementara itu, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengaku senang saat meninjau lokasi proyek pembangunan kilang Tuban. Dia menegaskan proyek yang dibangun itu merupakan salah satu concern utama dari pemerintah.

"Saya luar biasa senang di sini, progres mega proyek yang akan dibangun Pertamina. Saya diperintahkan Presiden mengawal proyek-proyek yang menjadi inisiatif pemerintah. Apalagi ini yang berkaitan dengan pembangunan kilang minyak, dan kita tahu kita membutuhkan kilang-kilang. Bayangkan ada 260 juta penduduk Indonesia membutuhkan BBM," kata Budi.

Budi menambahkan, saat ini Pertamina membutuhkan lahan untuk membangun kilang tersebut. Dan Budi langsung menegaskan memberi izin untuk penggunaan lahan di wilayah pesisir tersebut untuk nantinya dilakukan restorasi lahan bahkan reklamasi.

"Ini kan butuh tanah, jadi saya hari ini memberikan izin pada Pertamina untuk melakukan restorasi. Tapi nanti dimungkinkan dilakukan reklamasi 200 Ha. Sehingga dengan tanah itu cukup digunakan untuk keperluan," katanya.

Budi juga mengapresiasi langkah Pertamina dimana dengan terbangunnya kilang ini nantinya akan menyerap sekitar 20 ribu tenaga kerja. "Dan pasti Tuban akan berubah menjadi sama hebatnya dengan Surabaya, menjadi satu pusat pertumbuhan di Jawa Timur," tutur Budi.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
GRR Tuban Pastikan Rekrut...
GRR Tuban Pastikan Rekrut Tenaga Kerja Lokal untuk Kilang, Sudah Libatkan Lebih 300 Pekerja
Waspada! Beredar Hoax...
Waspada! Beredar Hoax Pengadaan Lahan untuk Kilang Pertamina di Tuban
Dorong TKDN di Kilang...
Dorong TKDN di Kilang Minyak Baru Tuban, Ini Cara Pertamina dan PTSI
Langkah Strategis Pertamina...
Langkah Strategis Pertamina Melanjutkan Bangun Kilang
Pertamina Targetkan...
Pertamina Targetkan TKDN Proyek RDMP Cilacap hingga 50%
Megaproyek Kilang Nasional...
Megaproyek Kilang Nasional Diyakini Bisa Selesai Tepat Waktu
Berita Terkini
BPDP, Ditjenbun dan...
BPDP, Ditjenbun dan AKPY Latih 122 Pekebun Sawit OKI Tingkatkan Kualitas Panen
27 menit yang lalu
24 Negara Pembeli Minyak...
24 Negara Pembeli Minyak Terbesar AS, Cek Posisi Indonesia
59 menit yang lalu
Pegadaian Gelar Literasi...
Pegadaian Gelar Literasi Keuangan dan Investasi Emas di Kemendes PDT
1 jam yang lalu
RupiahCepat dan Bank...
RupiahCepat dan Bank DBS Kolaborasi Perluas Akses Pembiayaan
1 jam yang lalu
Bahlil Beberkan soal...
Bahlil Beberkan soal Rencana Pembentukan Bursa Mineral Indonesia
2 jam yang lalu
Pakar Ingatkan Galon...
Pakar Ingatkan Galon Guna Ulang Jangan Dipakai Lebih dari Setahun
2 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved