Dorong TKDN di Kilang Minyak Baru Tuban, Ini Cara Pertamina dan PTSI
Jum'at, 17 Desember 2021 - 23:09 WIB
loading...
Direktur Komersial Surveyor Indonesia Saifuddin Wijaya menyatakan pihaknya mendukung pelaksanaan proyek NGRR Tuban. Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - Pemerintah memastikan penggarapan proyek New Grass Root Refinery (NGRR) atau pembangunan kilang minyak baru di Tuban, Jawa Timur, mengutamakan tingkat komponen dalam negeri (TKDN) .
Proyek tersebut dikerjakan PT Pertamina Rosneft Pengolahan dan Petrokimia, perusahaan joint venture antara PT Pertamina (Persero) dengan perusahaan minyak asal Rusia, Rosneft melalui Rosneft Singapore Pte Ltd.
Pemerintah melalui PT Surveyor Indonesia (Persero) atau PTSI dan Pertamina Rosneft Pengolahan dan Petrokimia melakukan vendor assessment. Kegiatan itu bertujuan memastikan para vendor memenuhi nilai TKDN dalam proyek NGRR.
Baca juga: Peningkatan TKDN di Industri Hulu Migas Dongkrak Nilai Bisnis IKM Rp11 Triliun
Direktur Komersial Surveyor Indonesia Saifuddin Wijaya menyebut, pihaknya akan memberi dukungan baik pada tahap perencanaan, lelang, hingga pelaksanaan proyek NGRR Tuban.
Proyek tersebut dikerjakan PT Pertamina Rosneft Pengolahan dan Petrokimia, perusahaan joint venture antara PT Pertamina (Persero) dengan perusahaan minyak asal Rusia, Rosneft melalui Rosneft Singapore Pte Ltd.
Pemerintah melalui PT Surveyor Indonesia (Persero) atau PTSI dan Pertamina Rosneft Pengolahan dan Petrokimia melakukan vendor assessment. Kegiatan itu bertujuan memastikan para vendor memenuhi nilai TKDN dalam proyek NGRR.
Baca juga: Peningkatan TKDN di Industri Hulu Migas Dongkrak Nilai Bisnis IKM Rp11 Triliun
Direktur Komersial Surveyor Indonesia Saifuddin Wijaya menyebut, pihaknya akan memberi dukungan baik pada tahap perencanaan, lelang, hingga pelaksanaan proyek NGRR Tuban.
Lihat Juga :