Impor Dipangkas, Hubungan India-China Baik-baik Saja?

Minggu, 29 September 2024 - 17:12 WIB
loading...
Impor Dipangkas, Hubungan...
India mulai bergerak cepat terkait dengan cara untuk mengurangi impor dari China. Foto/Dok
A A A
NEW DELHI - Insentif tunai yang disebar pemerintah India untuk meningkatkan manufaktur domestik, telah menarik investasi lebih dari USD17 miliar sejak peluncuran skema terkait produksi pada tahun 2020, lalu. Hal ini disampaikan oleh seorang pejabat India, di tengah upaya untuk mengurangi impor dari China .

Baca Juga: Hubungan India-China Jadi Kunci Masa Depan Asia dan Dunia

Skema yang menawarkan insentif tunai 4-6% untuk penjualan tambahan ke produsen, diluncurkan di 14 sektor termasuk elektronik, farmasi, tekstil, dan barang rumah tangga.

"Skema PLI telah berhasil menarik investasi dan meningkatkan manufaktur," kata Amardeep Singh Bhatia, Sekretaris Departemen Promosi Industri dan Perdagangan Dalam Negeri.

Baca Juga: Menolak Investasi China, India Pastikan Tak Akan Ubah Sikap

Diketahu India telah muncul sebagai pusat global untuk manufaktur elektronik, terutama smartphone, dan saat ini menjadi produsen ponsel terbesar kedua. Hal itu mengutip ekspor iPhone Apple - melebihi USD12 miliar pada tahun fiskal 2023/2024 yang berakhir Maret.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pasokan Minyak Global...
Pasokan Minyak Global Semakin Ketat, India dan China Berebut Diskon dari Rusia
Tembus Blokade Laut...
Tembus Blokade Laut Merah, Tanker Raksasa China Bawa Pulang 4 Juta Barel Minyak Arab Saudi
Purbaya Siap Terbitkan...
Purbaya Siap Terbitkan Panda Bond 23 Juli 2026, Bidik Dana dari China Rp18 Triliun
Warga India Gila Emas,...
Warga India 'Gila' Emas, Perusahaan Gadai Rusia Bidik Pasar Rp89.038 Triliun
Ekonomi China Kuartal...
Ekonomi China Kuartal II Tumbuh 4,3%, Terendah dalam 3 Tahun Terakhir
Teluk Kembali Memanas,...
Teluk Kembali Memanas, China Siaga Jaga Produksi BBM Tetap Tinggi
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Merek-merek China Menguasai...
Merek-merek China Menguasai Sepertiga Penjualan PHEV di Eropa
Masalah Kualitas dan...
Masalah Kualitas dan Krisis Internal Hambat Ambisi Ekspor Senjata China
Rekomendasi
Pekan Dekranasda Tangsel...
Pekan Dekranasda Tangsel 2026 Resmi Dibuka, UMKM dan Ekraf Lokal Siap Naik Kelas
Perindo Perkuat Pemahaman...
Perindo Perkuat Pemahaman dan Kapasitas Anggota DPRD lewat Bimtek Nasional 2026, Dorong Ekonomi Kerakyatan
23 Juta Orang Teken...
23 Juta Orang Teken Petisi Boikot Argentina di Piala Dunia, Presiden Milei Meradang
Berita Terkini
IHSG Naik 0,34% dalam...
IHSG Naik 0,34% dalam Sepekan, Ini Daftar Saham Cuan dan Rugi Terbesar
Perkuat Ekonomi Daerah,...
Perkuat Ekonomi Daerah, Dana Bagi Hasil Tambang Perlu Dievaluasi
Perpres Operasional...
Perpres Operasional Koperasi Desa Merah Putih Ditargetkan Terbit Pekan Depan, Atur Penyaluran Subsidi hingga Bansos
OJK Catat Transaksi...
OJK Catat Transaksi Kripto Rp23,01 Triliun, Pasar Futures Dinilai Kian Prospektif
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp7.000 Jadi Rp2,61 Juta per Gram, Ini Rinciannya
BPDP Perkuat Tata Kelola...
BPDP Perkuat Tata Kelola Industri Sawit Melalui Pedoman Pengarusutamaan Gender
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved