IBCSD Jadi Mitra Swasta Teraktif dalam Aksi Nyata Penyelamatan Pangan
Senin, 30 September 2024 - 18:28 WIB
loading...
Indonesia Business Council for Sustainable Development (IBCSD) jadi Mitra Swasta Teraktif dalam Aksi Nyata Penyelamatan Pangan pada peringatan International Day of Awareness of Food Loss and Waste (IDAFLW) 2024. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Indonesia Business Council for Sustainable Development (IBCSD) menerima penghargaan sebagai Mitra Swasta Teraktif dalam Aksi Nyata Penyelamatan Pangan pada peringatan International Day of Awareness of Food Loss and Waste (IDAFLW) 2024. Penghargaan ini diberikan oleh Badan Pangan Nasional (Bapanas) sebagai bentuk apresiasi terhadap peran aktif IBCSD dalam mendukung upaya penyelamatan pangan di Indonesia.
Baca Juga: Dukung Pembangunan Indonesia Timur, IBCSD Ajak Sektor Bisnis Lakukan Aksi Nyata
Acara yang mengusung tema “Stop Boros Pangan. Demi Kita. Demi Bumi” ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pengurangan susut dan boros pangan sebagai bagian dari solusi untuk menciptakan sistem pangan yang lebih berkelanjutan.
“Terima kasih praktisi food loss and waste (FLW), foodbanks, asosiasi, organisasi Pemda, Bappenas, mengenai kesadaran menyangkut moral, moral pangan, karena masih banyak yang kelaparan. Leluhur kita menghargai pangan, dan didukung Food and Agriculture Organisation (FAO), bahwa menghargai pangan penting untuk kita dan bumi," ujar Deputi Bidang Kerawanan Pangan dan Gizi Badan Pangan Nasional, Nyoto Suwignyo.
"Ada pengusaha, ada penggiat, penerima manfaat, agar sama-sama kolaborasi di tahun pertama. Tahun kedua, butuh pengaturan yang lebih tegas, dengan membuat roadmap menangani FLW dan ini sudah ada. Mulai hari ini kita bergerak bersama menyelamatkan pangan, demi kita, demi bumi. Mengapa di Solo, karena kita mendukung pemerintah membuat regulasi bersama masyarakat untuk gerakan yang membumi," sambungnya.
Baca Juga: Dukung Pembangunan Indonesia Timur, IBCSD Ajak Sektor Bisnis Lakukan Aksi Nyata
Acara yang mengusung tema “Stop Boros Pangan. Demi Kita. Demi Bumi” ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pengurangan susut dan boros pangan sebagai bagian dari solusi untuk menciptakan sistem pangan yang lebih berkelanjutan.
“Terima kasih praktisi food loss and waste (FLW), foodbanks, asosiasi, organisasi Pemda, Bappenas, mengenai kesadaran menyangkut moral, moral pangan, karena masih banyak yang kelaparan. Leluhur kita menghargai pangan, dan didukung Food and Agriculture Organisation (FAO), bahwa menghargai pangan penting untuk kita dan bumi," ujar Deputi Bidang Kerawanan Pangan dan Gizi Badan Pangan Nasional, Nyoto Suwignyo.
"Ada pengusaha, ada penggiat, penerima manfaat, agar sama-sama kolaborasi di tahun pertama. Tahun kedua, butuh pengaturan yang lebih tegas, dengan membuat roadmap menangani FLW dan ini sudah ada. Mulai hari ini kita bergerak bersama menyelamatkan pangan, demi kita, demi bumi. Mengapa di Solo, karena kita mendukung pemerintah membuat regulasi bersama masyarakat untuk gerakan yang membumi," sambungnya.
Lihat Juga :