Mata Uang BRICS Ancam Dominasi Dolar AS dalam Perdagangan Minyak dan Perbankan Global

Selasa, 01 Oktober 2024 - 16:12 WIB
loading...
Mata Uang BRICS Ancam...
Mata uang BRICS mengancam dominasi dolar AS dalam perdagangan minyak dan perbankan global. FOTO/iStock Photo
A A A
JAKARTA - Di tengah rumor mengenai mata uang BRICS yang sedang berkembang, seorang ahli telah memperingatkan bahwa perkembangan seperti itu dapat mengancam dominasi dolar AS di sektor minyak dan perbankan global. Secara khusus, Nasdaq telah mengeluarkan peringatan komprehensif mengenai dampak dari mata uang alternatif BRICS terhadap dolar AS.

Aliansi ekonomi ini telah berdiri teguh dalam upaya dedolarisasi. Selama beberapa tahun terakhir, blok ini telah merangkul cara-cara untuk meningkatkan penggunaan mata uang lokal untuk mengurangi ketergantungan internasional pada Barat. Upaya menuju dunia multipolar dapat dipercepat melalui KTT BRICS 2024 di Kazan, Rusia mendatang.

Baca Juga: Banyak Anggota ASEAN Kepincut BRICS, Jepang Khawatir

Nasdaq menegaskan pertumbuhan blok BRICS telah menjadi faktor geopolitik yang sangat besar dalam beberapa tahun terakhir. Pada 2023, blok ini memberlakukan upaya ekspansi pertamanya sejak tahun 2001. Secara khusus, aliansi ini menyambut Uni Emirat Arab (UEA), Mesir, Iran, dan Ethiopia ke dalam aliansi. Hal ini membuat blok ini mencapai total sembilan negara karena berusaha memperbesar perannya dalam ekonomi global.

Hal ini dapat mengambil langkah besar ke depan tahun ini. Memang, blok ini dilaporkan ingin memulai debut sistem pembayaran berbasis blockchain barunya pada 2024. Selain itu, ada laporan bahwa mata uang perdagangan mungkin akan segera hadir. Debut seperti itu akan berdampak besar pada keuangan global, seorang ahli memperingatkan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pasokan Minyak Global...
Pasokan Minyak Global Semakin Ketat, India dan China Berebut Diskon dari Rusia
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
Italia Boncos, Bayar...
Italia Boncos, Bayar Rp500 Juta per Hari Cuma Buat Parkir Superyacht Sitaan Milik Miliarder Rusia
Warga India Gila Emas,...
Warga India 'Gila' Emas, Perusahaan Gadai Rusia Bidik Pasar Rp89.038 Triliun
UE Putar Haluan Kembali...
UE Putar Haluan Kembali ke Pelukan Rusia, Rogoh Dana Raksasa Rp123 Triliun demi LNG
Rusia Larang Ekspor...
Rusia Larang Ekspor Solar, Picu Kekhawatiran Baru di Pasar Energi Dunia
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Jet Tempur Siluman Su-57...
Jet Tempur Siluman Su-57 Rusia Seharga Rp2 Triliun Jatuh, Bukan akibat Ditembak Ukraina
Jenderal Tertinggi AS...
Jenderal Tertinggi AS Ungkap Jet Tempur F-16 Ukraina Tembak Jatuh Su-35 Rusia dalam Duel Langit
Rekomendasi
Pasukan Koalisi Pimpinan...
Pasukan Koalisi Pimpinan Arab Saudi Serang Wilayah Houthi Yaman
Eks Jampidsus Febrie...
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK: Gak Pakai Rompi Ye!
Breaking News! Febrie...
Breaking News! Febrie Adriansyah Ditahan Kejagung
Berita Terkini
BPDP Perkuat Tata Kelola...
BPDP Perkuat Tata Kelola Industri Sawit Melalui Pedoman Pengarusutamaan Gender
Trump Getok Tarif Impor...
Trump Getok Tarif Impor Baru ke 60 Negara, Sekutu di Asia Protes Keras
Pasokan Minyak Global...
Pasokan Minyak Global Semakin Ketat, India dan China Berebut Diskon dari Rusia
Pertamina Foundation...
Pertamina Foundation Tanamkan Peduli Lingkungan Usia Dini
Panda Bond Indonesia...
Panda Bond Indonesia Raih Rating AAA, Purbaya: Ada yang Bilang Saya Bohong
Indonesia Perlu Arah...
Indonesia Perlu Arah Kebijakan Baru Jadi Pusat Hilirisasi Sawit Dunia
Infografis
Israel Ancam Serang...
Israel Ancam Serang Fasilitas Nuklir dan Minyak Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved