Timur Tengah Membara, S&P: Ekonomi Global Masuki Masa Berbahaya
Rabu, 09 Oktober 2024 - 14:03 WIB
loading...
A
A
A
“Skenario terburuk adalah sesuatu yang dapat dilakukan Iran sendiri, yaitu blokade Selat Hormuz. Jadi, ini tidak terkait langsung dengan serangan udara atau rudal Israel. Selat, yang terletak di antara Oman dan Iran, merupakan jalur penting tempat sekitar seperlima produksi minyak global mengalir setiap hari, menurut Badan Informasi Energi AS. Ini adalah jalur air strategis yang menghubungkan produsen minyak mentah di Timur Tengah dengan pasar utama di seluruh dunia.
Ketidakmampuan minyak untuk melintasi selat, bahkan untuk sementara, dapat meningkatkan biaya pengiriman, menyebabkan keterlambatan pasokan yang cukup besar, dan menaikkan harga energi global. Beberapa pihak memperkirakan bahwa dalam skenario terburuk, dapat mendorong harga minyak di atas USD100 per barel.
Ketidakmampuan minyak untuk melintasi selat, bahkan untuk sementara, dapat meningkatkan biaya pengiriman, menyebabkan keterlambatan pasokan yang cukup besar, dan menaikkan harga energi global. Beberapa pihak memperkirakan bahwa dalam skenario terburuk, dapat mendorong harga minyak di atas USD100 per barel.
(fjo)
Lihat Juga :