Jadi Sasaran Kritik, Unilever Jual Bisnisnya di Rusia

Sabtu, 12 Oktober 2024 - 07:44 WIB
loading...
Jadi Sasaran Kritik,...
Unilever menjual semua bisnisnya di Rusia kepada Arnest Group, produsen parfum, kosmetik, dan produk rumah tangga lokal. FOTO/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Raksasa barang konsumen Inggris Unilever telah menyelesaikan proses keluarnya bisnis mereka dari Rusia. Grup tersebut sebelumnya terus mendapat kritik keras karena tetap berada di Rusia, sementara perusahaan Barat melakukan eksodus besar-besaran setelah pecahnya konflik Rusia-Ukraina pada tahun 2022 lalu dan dimulainya sanksi Barat.

Dalam pernyataannya, Unilever menjual semua bisnisnya di Rusia kepada Arnest Group, produsen parfum, kosmetik, dan produk rumah tangga dalam negeri. Bisnis Unilever di Belarusia juga termasuk dalam penjualan tersebut.

"Penyelesaian penjualan tersebut mengakhiri kehadiran Unilever Rusia di negara tersebut," kata CEO Unilever Hein Schumacher seperti dilansir Russia Today, Sabtu (12/10/2024).

Baca Juga: Munafik, Diam-diam Mayoritas Perusahaan Eropa Tetap Berbisnis dengan Rusia

Perusahaan tidak mengungkapkan detail kesepakatan yang dibuat terkait penjualan tersebut. Namun, menurut aturan divestasi yang diperkenalkan oleh pemerintah Rusia tahun lalu, perusahaan yang keluar dari Rusia perlu memperoleh izin pemerintah untuk penjualan dan diharuskan menjual aset mereka dengan diskon 50% dan membayar pajak keluar sebesar 10-15%.

Financial Times (FT) melaporkan bahwa aset perusahaan tersebut, diperkirakan bernilai 600 juta euro atau sekitar USD657 juta dan dijual seharga 520 juta euro atau sekitar USD569 juta. Operasional Unilever di Rusia mencakup empat pabrik dan menyumbang sekitar 1% dari omzet dan laba bersih grup pada tahun 2023.

Arnest Group, yang dimiliki oleh industrialis Rusia Aleksey Sagal, sebelumnya telah mengakuisisi aset lokal pembuat kaleng AS Ball Corp, pembuat bir Belanda Heineken, dan grup kosmetik Swedia Oriflame.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
Italia Boncos, Bayar...
Italia Boncos, Bayar Rp500 Juta per Hari Cuma Buat Parkir Superyacht Sitaan Milik Miliarder Rusia
Warga India Gila Emas,...
Warga India 'Gila' Emas, Perusahaan Gadai Rusia Bidik Pasar Rp89.038 Triliun
UE Putar Haluan Kembali...
UE Putar Haluan Kembali ke Pelukan Rusia, Rogoh Dana Raksasa Rp123 Triliun demi LNG
Rusia Larang Ekspor...
Rusia Larang Ekspor Solar, Picu Kekhawatiran Baru di Pasar Energi Dunia
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Lumpuhkan Jantung Kilang Minyak Rusia, Kelangkaan BBM Memburuk
Jenderal Tertinggi AS...
Jenderal Tertinggi AS Ungkap Jet Tempur F-16 Ukraina Tembak Jatuh Su-35 Rusia dalam Duel Langit
Iran Berhasil Serang...
Iran Berhasil Serang Situs CIA, Amerika Curiga Rusia Terlibat
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
Rekomendasi
Gantikan Febrie Adriansyah,...
Gantikan Febrie Adriansyah, Kuntadi Diharapkan Pulihkan Kepercayaan Publik
5 Kebiasaan yang Bikin...
5 Kebiasaan yang Bikin Pencernaan Sehat dan Menurunkan Berat Badan
Ditangkap Pasukan Indonesia,...
Ditangkap Pasukan Indonesia, Ulama Palestina Sheikh Miqdad Dituduh Rencanakan Pengeboman 7 Negara
Berita Terkini
AS Gempur Iran 12 Malam...
AS Gempur Iran 12 Malam Beruntun & Houthi Tembak Tanker Saudi, Harga Minyak Dunia Tembus USD96/Barel
Purbaya Bebaskan Bea...
Purbaya Bebaskan Bea Masuk Impor LPG dan Komponen Pesawat Udara
Indonesia Punya 40%...
Indonesia Punya 40% Cadangan Nikel Dunia, Anehnya Tak Bisa Pimpin Rantai Pasok Baterai Global
1.500 Pekerja Tekstil...
1.500 Pekerja Tekstil Terancam Kena PHK, Said Iqbal Ungkap Lokasinya
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
Infografis
Tahapan Penerimaan Sekolah...
Tahapan Penerimaan Sekolah Kedinasan 2026, Lulus Bisa Jadi Calon PNS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved