alexametrics

Belanja Pemerintah Pusat Tembus Rp1.293 Triliun, Bansos Paling Banyak

loading...
Belanja Pemerintah Pusat Tembus Rp1.293 Triliun, Bansos Paling Banyak
Belanja pemerintah pusat hingga akhir November 2019 tercatat mencapai Rp1.293 triliun atau 70,1% dari target Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN). Foto/Ilustrasi
A+ A-
JAKARTA - Belanja pemerintah pusat hingga akhir November 2019 tercatat mencapai Rp1.293 triliun atau 70,1% dari target Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN). Capaian tersebut terdiri dari belanja kementerian/lembaga (K/L) hingga Rp717,8 triliun atau 83,9% dari target dan belanja non-KL sebesar 575,4 triliun atau 73,9% dari target APBN.

Pada pos belanja K/L, serapan anggaran terbesar berasal dari belanja pegawai sebesar Rp223,8 triliun atau 99,7% dari target dan belanja sosial sebesar Rp106,7 triliun atau 108,9% dari target. Sedangkan belanja barang pemerintah tercatat Rp268,8 triiun atau masih 78% dari target.

Sementara realisasi belanja modal yang diyakini bisa mendorong laju pertumbuhan ekonomi justru rendah yakni Rp119,5 triliun atau 63,1% dari target. Sementara itu, belanja non K/L paling besar terdiri dari pembayaran bunga sebesar Rp267,6 triliun atau 97% dari target dan belanja subsidi sebesar Rp177,7 triliun atau 79,2% dari target.



Subsidi energi sampai dengan november 2019 tercatat sebesar Rp123,6 triliun atau lebih rendah dari realisasi di periode yang sama tahun sebelumnya. Adapun subsidi non energi tercatat sebesar Rp54,1 triliun atau 84,1% dari target. Selain itu, ada pula belanja hibah sebesar Rp2,4 triliun atau 122,1% dari target dan belanja lain-lain sebesar Rp26 triliun atau 23% dari target.

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan, utamanya dipengaruhi oleh realisasi Belanja Bantuan Sosial yang sudah mencapai Rp105,7 triliun atau meningkat sebesar 38,9% (yoy). "Kenaikan ini menunjukkan komitmen nyata Pemerintah untuk senantiasa menjaga daya beli masyarakat miskin dan rentan dalam mencukupi kebutuhan hidup serta bagian dari upaya untuk mengurangi kesenjangan di Indonesia," jelasnya di Jakarta, Kamis (19/12/2019).

Dia pun merinci, realisasi Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) sampai dengan akhir November 2019 mencapai Rp752,85 triliun atau 91,06% dari pagu APBN 2019, yang meliputi Transfer ke Daerah (TKD) sebesar Rp689,21 triliun (91,07%) dan Dana Desa Rp63,63 triliun (90,90%).

"Selain capaian tersebut, realisasi Belanja Pemerintah Pusat hingga akhir November 2019 juga berhasil mewujudkan beberapa output strategis K/L, seperti capaian pembangunan infrastruktur, antara lain berupa pembangunan jalan baru mencapai 254,5 km, rel kereta api sepanjang 240,41 km’sp, pembangunan jembatan sepanjang 12577.45 m, dan pembangunan jalan tol sepanjang 18,4 km," jelasnya.
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak