alexametrics

Menko Airlangga Petakan Dua Sisi Tantangan Ekonomi di 2020

loading...
Menko Airlangga Petakan Dua Sisi Tantangan Ekonomi di 2020
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyadari, tantangan perekonomian di tahun 2020 memang masih besar. Foto/Dok
A+ A-
JAKARTA - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyadari, tantangan perekonomian di tahun 2020 masih besar. Di sisi internal, Indonesia akan menghadapi defisit transaksi berjalan, ketergantungan impor bahan baku, perlunya peningkatan daya saing, isu ketenagakerjaan, dan kesiapan menghadapi industri 4.0.

Sedangkan di sisi eksternal, ada tantangan yang bersumber dari kebijakan moneter AS, perang dagang AS-China, isu Brexit, fluktuasi harga komoditas, dan kebijakan proteksionisme. “Namun tantangan ini juga harus dilihat sebagai peluang yang bisa dimanfaatkan. Prospek atas perbaikan ekonomi global di 2020 yang dikeluarkan oleh IMF maupun World Bank bisa memberikan peluang bagi prospek pertumbuhan ekonomi Indonesia,” kata Airlangga.

Melihat tantangan dan peluang yang dihadapi tersebut, Menko masih menyakini perekonomian Indonesia tahun 2020 diprediksi mampu tumbuh 5,3%. Hal itu sejalan dengan stabilisasi perekonomian global dan implementasi kebijakan untuk penguatan perekonomian Indonesia.



“Konsumsi RT masih menjadi kontributor utama pertumbuhan sisi pengeluaran, inflasi 2020 diproyeksikan tetap terkendali, sektor eksternal masih dipengaruhi ketidakpastian ekonomi dan fluktuasi harga komoditas,” tutur Menko Perekonomian.

Kemudian untuk menjaga sustainability Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN), lanjut Airlangga, diperlukan beberapa kebijakan yang mampu menekan laju inflasi. “Perlu extra effort dari berbagai pihak untuk mencapai realisasi inflasi terjaga sesuai target,” pungkasnya.
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak