Sritex Pailit, Ini Daftar Produk Perusahaan yang Sempat Rajai Ekspor

Kamis, 24 Oktober 2024 - 13:37 WIB
loading...
Sritex Pailit, Ini Daftar...
PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex) dulu sempat terkenal dengan ekspor produk-produknya ke beberapa negara. FOTO/Ilustrasi/Dok.
A A A
JAKARTA - Sritex pailit kini tengah jadi berita yang ramai diperbincangkan. Kabar tersebut seakan menjadi pamungkas kiprah Sritex yang dulu dikenal sebagai salah satu perusahaan tekstil raksasa di Tanah Air.

Pernyataan Sritex pailit tertuang dalam putusan dengan nomor perkara 2/Pdt.Sus-Homologasi/2024/PN Niaga Smg. Disebutkan jika Sritex telah lalai dalam memenuhi kewajiban pembayarannya kepada PT Indo Bharat Rayon, selaku pemohon.

Tidak hanya itu, pengadilan juga menyatakan batal Putusan Pengadilan Niaga Semarang Nomor No. 12/ Pdt.Sus-PKPU/2021.PN.Niaga.Smg Tanggal 25 Januari 2022 mengenai Pengesahan Rencana Perdamaian (Homologasi).

Baca Juga: Menilik Apa Penyebab Sritex Pailit

PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex) sendiri merupakan perusahaan tekstil yang telah berdiri sejak 1966, di Solo oleh H.M Lukminto. Perusahaan itu lantas terdaftar di Kementerian Perdagangan sebagai perseroan terbatas tahun 1978.

Sebagai perusahaan yang telah bergerak selama puluhan tahun, telah banyak hal yang dialami oleh Sritex. Perusahaan ini bahkan mampu bertahan di tengah krisis moneter 1998.

Kabar bangkrutnya perusahaan tekstil raksasa itu sebenarnya makin santer setelah terdengar sejak Juni 2024, di mana Konfederasi Serikat Pekerja Nusantara (KSPN) menyatakan 13.800 buruh tekstil terkena pemutusan hubungan kerja (PHK). Hal itu menunjukkan bahwa kondisi industri tekstil sedang tidak baik-baik saja, sementara Sritex tengah berjuang mempertahankan bisnisnya.

Produk Ekspor Sritex


Sebelum dikabarkan akan bangkrut, PT Sritex sempat merajai pasar tekstil dalam negeri dengan sejumlah produk unggulan mereka. Bahkan, mereka berhasil mengekspor hampir seluruh produk yang telah dihasilkan.

Membuat PT Sritex tidak hanya dikenal di Tanah Air namun juga mancanegara. Produk ekspor dari PT Sritex berupa Industri Tekstil Produk Tekstil (ITPT) yakni benang atau yarn, kain jadi atau finished product, dan pakaian jadi atau garment.

Pada tahun 2022 lalu, PT Sritex menyebutkan jika 60% pendapatan mereka bahkan berasal dari penjualan TPT di luar negeri. Dalam laman resmi PT Sritex, terdapat empat lini produk yang menjadi fokus perusahaan ini. Empat lini itu ialah serat (fiber), pemintalan (spinning), penenunan (weaving), dan penjahitan atau konveksi (garment).

Baca Juga: Industri Tekstil Babak Belur, Sritex Akui PHK 3.000 Karyawan

Bahkan pada tahun 2022 lalu, Presiden Sritex Iwan Setiawan Lukminto sempat menyebutkan jika dalam sebulan ada 600-an kontainer produk ekspor dari PT Sritex berupa TPT yang diekspor ke berbagai negara di dunia. Negara tujuan ekspor Sritex terbesar adalah Swedia dengan nilai pembelian sebesar USD611.000, disusul Mesir sebesar USD475.000, Bangladesh USD351.000, dan Jepang USD268.000.

Negara lain yang biasanya memesan produk PT Sritex yakni Amerika Serikat, Argentina, Brazil, Republik Dominika, Mesir, Meksiko, Turki, Portugal, Polandia, India, Qatar, Uni Emirat Arab, Swedia, Bangladesh, Jepang, Korea Selatan, Spanyol, Malaysia, Thailand, dan Jordania.

Perusahaan tekstil raksasa yang mampu bertahan dari krisis ekonomi dan pandemi Covid-19 tersebut kini resmi dinyatakan pailit tahun ini.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
Kuwait Tawarkan Minyak...
Kuwait Tawarkan Minyak ke Pembeli Asia, Pertama Kalinya Sejak Konflik Iran
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
Ekonom Sarankan PT DSI...
Ekonom Sarankan PT DSI Jadi Pengawas Ekspor SDA, Bukan Eksportir Tunggal
PT DSI Jadi Perantara...
PT DSI Jadi Perantara Tunggal Ekspor 3 Komoditas, Dony Oskaria: Hingga 31 Desember 2026
Dasco Bahas Tata Kelola...
Dasco Bahas Tata Kelola PT DSI Bersama Bahlil dan Kepala BP BUMN: Ada Beberapa Perlu Diperjelas
Evita DPR Soroti Ruwetnya...
Evita DPR Soroti Ruwetnya Industri Tekstil Nasional
Memahami Ide Kebijakan...
Memahami Ide Kebijakan Ekspor Satu Pintu Presiden Prabowo
Rakernas Inkopotren...
Rakernas Inkopotren 2026 Fokus Dorong UMKM Pesantren Go Internasional
Rekomendasi
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Digitalisasi Data, Penerima...
Digitalisasi Data, Penerima Bansos Diverifikasi lewat Pengenalan Wajah
Ratusan Kepsek di Sulsel...
Ratusan Kepsek di Sulsel Mundur Buntut Temuan BPK Terkait Dana BOS, DPR Dorong Evaluasi
Berita Terkini
Tren Paylater Makin...
Tren Paylater Makin Menjangkit, Literasi Keuangan Dinilai Jadi Faktor Penting
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
Bocoran Isi Kesepakatan...
Bocoran Isi Kesepakatan AS-Iran: Barter Minyak, Aset Triliunan, hingga Senjata Nuklir
Pendaftaran Program...
Pendaftaran Program Magang ke Jepang Dibuka Kemnaker, Begini Caranya
Perkuat Rupiah, BI dan...
Perkuat Rupiah, BI dan Bank Sentral China Perdalam Penguatan Transaksi Tanpa Dolar AS
Anomali Tiket Pesawat:...
Anomali Tiket Pesawat: Penerbangan Domestik Dipungut PPN, ke Luar Negeri Bebas Pajak
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved