alexametrics

Bongkar Skandal Jiwasraya, BEI Siap Diperiksa BPK

loading...
Bongkar Skandal Jiwasraya, BEI Siap Diperiksa BPK
PT Bursa Efek Indonesia menekankan, siap mendukung investigasi BPK bersama dengan Kejagung sebagai upaya membongkar skandal PT Asuransi Jiwasraya (Persero). Foto/Ilustrasi
A+ A-
JAKARTA - PT Bursa Efek Indonesia menekankan, siap mendukung investasi yang dilakukan Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) bersama dengan Kejaksaan Agung (Kejagung) sebagai upaya membongkar skandal PT Asuransi Jiwasraya (Persero). Direktur Pengawasan Transaksi dan Kepatuhan Kristian S. Manullang mengatakan, pihaknya mempersilahkan apabila BPK ingin memeriksa BEI dalam menuntaskan kasus Jiwasraya.

BPK sendiri sebelumnya menegaskan, akan memeriksa semua pihak yang terlibat dan terkait untuk menuntaskan kasus PT Asuransi Jiwasraya (Persero), baik individu maupun instansi. Adapun pmeriksaan juga menyasar pihak Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bursa Efek Indonesia (BEI) hingga Kementerian BUMN. "Kita BEI mendukung penuntasan kasus Jiwasraya tersebut," ujar Kristian di Gedung BEI, Jakarta, Jumat (10/1/2020).

(Baca Juga: BUMN Dijamin Tak Lepas Tangan Soal Jiwasraya, Erick Thohir Cari Solusi)



Sambung dia menambahkan, saat ini terus melakukan pengawasan ketat pada Jiwasraya terkait dengan transaksi yang dilakukan perseroan. Sebelumnya temuan BPK memaparkan Jiwasraya melakukan investasi pada saham dan reksa dana berkualitas rendah dan tanpa memenuhi ketentuan yang berlaku.

Akibat kesalahan investasi tersebut membuat tekanan likuiditas pada perseroan yang berimbas pada gagal bayar. "Kita tentunya mengawasi transaksi dan senantiasa melihat bagaimana transaksi itu, siapa saja anggota bursa yang terlibat dan semuanya itu kita awasi," jelas Kristian.

Lebih lanjut ditekankan juga olehnya, semuanya telah sesuai Standar Operasional Prosedur dalam pengawasan transkasi Jiwasraya. Jikapun ada transaksi yang mencurigakan, BEI pun tidak segan untuk memberikan sanksi. "Itu SOP kita dalam mengawasi transaksinya. Tentunya ketidakpatuhan ini ada sanksi dan pembinaan sesuai dengan peraturan bursa..kita tunggu saja," ungkapnya.
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak