Bos OECD Temui Prabowo di Istana, Ini yang Dibahas

Kamis, 28 November 2024 - 17:18 WIB
loading...
Bos OECD Temui Prabowo...
Sekretaris Jenderal Organisasi Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi (Organisation for Economic Co-operation and Development/OECD), Mathias Cormann. FOTO/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Sekretaris Jenderal Organisasi Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi (Organisation for Economic Co-operation and Development/ OECD ), Mathias Cormann mengungkapkan dirinya kagum dengan pencapaian Indonesia dalam beberapa tahun terakhir khususnya di bidang ekonomi.

Hal tersebut Cormann sampaikan usai bertemu Presiden Prabowo Subianto yang didampingi oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (28/11/2024).

"Saya bisa menyampaikan kekaguman saya atas pencapaian Indonesia selama beberapa dekade terakhir dalam hal transformasi ekonomi yang positif, penguatan ekonomi, serta peningkatan signifikan dalam pendapatan dan standar hidup masyarakat Indonesia," kata Cormann.

Baca Juga: BRICS Mendapatkan Pengaruh di G20, Indonesia Bangga Jadi Negara Mitra

Selain itu, Cormann juga mendiskusikan perkembangan proses aksesi dan peluang untuk memperkuat kemitraan jangka panjang guna mendukung kemajuan Indonesia demi kesejahteraan seluruh rakyatnya.

Aksesi adalah proses resmi yang harus dilakukan suatu negara, termasuk Indonesia untuk menjadi anggota penuh OECD.

Cormann menekankan pentingnya proses aksesi Indonesia ke OECD sebagai langkah strategis untuk mendukung agenda reformasi struktural, apalagi keanggotaan OECD dapat menjadi fondasi bagi Indonesia untuk mencapai tujuan.

"Membantu mendorong pertumbuhan ekonomi yang kuat, berkelanjutan, tangguh, dan inklusif, serta membawa Indonesia menuju ekonomi maju dengan pendapatan tinggi pada tahun 2045, sesuai dengan Visi Indonesia 2045," ujar dia.

Adapun Cormann menyatakan tidak ada hambatan dalam proses aksesi Indonesia ke OECD, melainkan hanya langkah-langkah yang perlu dilalui. Menurutnya, Indonesia telah menyatakan minatnya untuk bergabung, yang kemudian direspons oleh Dewan OECD dengan membuka diskusi aksesi.

Langkah tersebut menunjukkan komitmen Indonesia untuk menyelaraskan kebijakan nasionalnya dengan standar dan praktik terbaik global OECD guna meningkatkan kinerja di bidang ekonomi, sosial, dan lingkungan. "Saat ini, kami sedang menjalankan proses tersebut untuk mendukung reformasi positif bagi Indonesia di masa depan," katanya.

Selain itu, Cormann mengungkapkan adanya dukungan kuat dari seluruh anggota OECD terhadap Indonesia yang juga disampaikan oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden dan Perdana Menteri Inggris Keir Starmer dalam pertemuan bilateral dengan Prabowo.

"Hari ini Prabowo bilang ada dukungan yang sangat kuat untuk keterlibatan Indonesia dalam proses aksesi OECD dari seluruh anggota OECD," ujar Cormann.

Baca Juga: Orang Terkaya Dunia Sebut AS Mau Bangkrut, Ini Buktinya

Cormann menambahkan, meskipun tidak ada jadwal tetap untuk penyelesaian proses aksesi, langkah-langkah akan dilakukan secepat mungkin, dengan tetap memberikan waktu yang dibutuhkan. Fokus utama adalah memastikan reformasi yang dijalankan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Indonesia, khususnya dalam meningkatkan pendapatan dan standar hidup.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Chatib Basri Sangkal...
Chatib Basri Sangkal Ditawari Prabowo Posisi Menkeu Gantikan Purbaya
Dasco Ungkap Tujuan...
Dasco Ungkap Tujuan Prabowo Panggil Chatib Basri-Luhut ke Istana
Setelah Chatib Basri,...
Setelah Chatib Basri, Menkes Merapat ke Istana Temui Prabowo
Bareng Luhut Temui Prabowo,...
Bareng Luhut Temui Prabowo, Chatib Basri Buka Suara soal Isu Gantikan Purbaya
Prabowo Resmi Rilis...
Prabowo Resmi Rilis Aturan Ekspor 3 Komoditas Lewat Satu Pintu, Ini Ketentuannya
Pidato Presiden Pertegas...
Pidato Presiden Pertegas Arsitektur Ekonomi dan Arah Ideologi Pembangunan
UU Polri Baru Dinilai...
UU Polri Baru Dinilai Perkuat Transformasi Polri dan Dukung Asta Cita
Prabowo Teken UU Polri,...
Prabowo Teken UU Polri, Atur Jabatan Sipil, Usia Pensiun, hingga Rekrutmen Disabilitas
Rosan Roeslani: Dukungan...
Rosan Roeslani: Dukungan Prabowo Jadi Kunci Lahirnya Juara Dunia
Rekomendasi
Abdul Rahman Golkar...
Abdul Rahman Golkar ke Deddy Sitorus: Krisis Batu Bara Bukan Persoalan Baru
Prancis Favorit, Mbappe...
Prancis Favorit, Mbappe Bidik Rekor Baru saat Hadapi Irak
Sepak Bola Gelorakan...
Sepak Bola Gelorakan Kampanye Dont Stop The Celebration, Ajak Masyarakat Rayakan Kebersamaan
Berita Terkini
Pasokan Seret Batu Bara...
Pasokan Seret Batu Bara Picu Pemadaman Listrik, Legislator Soroti Lambannya Persetujuan RKAB
MyPertamina Gelar Program...
MyPertamina Gelar Program Pesta Bola, Tingkatkan Engagement melalui Ekosistem Digital
Dorong Ekonomi Desa...
Dorong Ekonomi Desa Binaan, Program Genera-Z Berbakti BCA Siap Masuki Fase Implementasi
Insentif Motor Listrik...
Insentif Motor Listrik Ditunda Satu Bulan, Menko Airlangga: Masih Dikaji
Tokocrypto Resmi Bergabung...
Tokocrypto Resmi Bergabung ke Ekosistem ICEX Group, Proses Migrasi Lima PAKD Selesai
Gunakan MT Gamkonora,...
Gunakan MT Gamkonora, Pertamina Patra Niaga Tambah 450 Ribu Barel Minyak
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved