alexametrics

Soal Pansus Jiwasraya, YLKI: yang Penting Dana Nasabah Kembali

loading...
Soal Pansus Jiwasraya, YLKI: yang Penting Dana Nasabah Kembali
YLKI menilai pembentukan Pansus Jiwasraya tak penting jika fokusnya bulan pada pengembalian dana nasabah. Foto/Ilustrasi
A+ A-
JAKARTA - Ketua Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Tulus Abadi menilai rencana pembentukan panitia khusus (pansus) yang diusulkan DPR terkait kasus Jiwasraya tidak akan menyelesaikan permasalahan untuk mengembalikan dana polis nasabah. Padahal, tegas dia, yang terpenting adalah dana nasabah yang sudah diinvestasikan harus dikembalikan.

"Dengan pansus apapun, yang penting jangan sampai justru mengaburkan masalah pengembalian dana nasabah. Buat apa dibentuk pansus kalau kemudian dana nasabah yang ditanamkan itu hilang," katanya di Jakarta, Selasa (14/1/2020).

Tulus melanjutkan, pengembalian dana nasabah menjadi yang terpenting karena mereka telah menanamkan uangnya lewat prosedur yang ada. Sehingga apabila dibentuk pansus, fokusnya harus pada pengembalian dana nasabah, bukan yang lain.



"Pansus tujuannya apa kalau hanya berbicara untuk gagahan di dalam politik nanti ending-nya soal politik saja. Tapi kalau pansusnya kemudian bisa memaksa pengembalian dana nasabah itu baru keren," tegasnya.

YLKI juga mendesak agar Otoritas Jasa Keuangan (OJK), satgas investasi, dan perbankan yang ikut memasarkan produk asuransi Jiwasraya untuk bertanggung jawab atas permasalahan ini.

"Ini juga sebenarnya adalah preseden buruk di mana 50% lebih persoalan asuransi berangkat dari dana konsumen tidak bisa diklaim, dijanjikan pihak asuransi," tandasnya.
(fjo)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak