Bankir Top: Barat Tak Akan Pernah Mengembalikan Aset Rusia Rp4.766 T yang Dibekukan
Selasa, 03 Desember 2024 - 13:22 WIB
loading...
A
A
A
Presiden baru Dewan Eropa, Antonio Costa mengatakan pada akhir pekan kemarin, bahwa Uni Eropa akan terus memberikan bantuan ekonomi dan militer ke Ukraina untuk beberpa tahun ke depan, dengan menggunakan bunga yang diperoleh dari aset Rusia yang dibekukan.
"Mulai bulan depan, kami berencana memberikan, selama setahun penuh, setiap bulan, bantuan €1,5 miliar (USD1,58 miliar). Uang ini berasal dari hasil aset Rusia yang dibekukan dan juga dapat digunakan untuk tujuan militer," kata Costa selama kunjungan ke Kiev pada hari pertama menjalankan mandatnya.
Awal tahun ini, Uni Eropa memutuskan untuk memberi Ukraina sebagian bunga yang dihasilkan dari aset Rusia. Pada bulan Juli, Komisi Eropa mengumumkan akan mengalokasikan 1,5 miliar euro ke Kiev, terutama dipakai untuk senjata, sebagai tahap pertama bantuan. Tahap kedua, diperkirakan berjumlah 1,9 miliar euro, yang dilaporkan dapat dicairkan musim semi mendatang.
Pada bulan Oktober, Parlemen Eropa juga menyetujui pinjaman hingga 35 miliar euro ke Ukraina yang akan dilunasi dengan keuntungan dari aset Rusia yang dibekukan. Pinjaman itu adalah bagian dari paket yang disepakati G7 pada bulan Juni untuk memberi Kiev dukungan keuangan hingga USD50 miliar.
Diterangkan juga bahwa ada sekitar 210 miliar euro aset milik bank sentral Rusia yang disimpan di Uni Eropa. Sedangkan AS belum mempublikasikan jumlah dana yang dimilikinya. Namun menurut perhitungan Reuters, pada awal tahun 2022, Rusia memiliki aset dolar AS senilai USD67 miliar.
"Mulai bulan depan, kami berencana memberikan, selama setahun penuh, setiap bulan, bantuan €1,5 miliar (USD1,58 miliar). Uang ini berasal dari hasil aset Rusia yang dibekukan dan juga dapat digunakan untuk tujuan militer," kata Costa selama kunjungan ke Kiev pada hari pertama menjalankan mandatnya.
Awal tahun ini, Uni Eropa memutuskan untuk memberi Ukraina sebagian bunga yang dihasilkan dari aset Rusia. Pada bulan Juli, Komisi Eropa mengumumkan akan mengalokasikan 1,5 miliar euro ke Kiev, terutama dipakai untuk senjata, sebagai tahap pertama bantuan. Tahap kedua, diperkirakan berjumlah 1,9 miliar euro, yang dilaporkan dapat dicairkan musim semi mendatang.
Pada bulan Oktober, Parlemen Eropa juga menyetujui pinjaman hingga 35 miliar euro ke Ukraina yang akan dilunasi dengan keuntungan dari aset Rusia yang dibekukan. Pinjaman itu adalah bagian dari paket yang disepakati G7 pada bulan Juni untuk memberi Kiev dukungan keuangan hingga USD50 miliar.
Diterangkan juga bahwa ada sekitar 210 miliar euro aset milik bank sentral Rusia yang disimpan di Uni Eropa. Sedangkan AS belum mempublikasikan jumlah dana yang dimilikinya. Namun menurut perhitungan Reuters, pada awal tahun 2022, Rusia memiliki aset dolar AS senilai USD67 miliar.
Lihat Juga :