Lupakan Dedolarisasi, Misi BRICS Beralih Menguasai AI demi Saingi AS
Jum'at, 13 Desember 2024 - 09:57 WIB
loading...
A
A
A
Dalam mewujudkan ambisi besarnya disebutkan bahwa 80% dari semua pekerja Rusia harus memiliki keterampilan AI pada tahun 2030, dibandingkan dengan 5% pada tahun 2023. Sementara investasi AI harus tumbuh tujuh kali lipat menjadi 850 miliar rubel.
Sberbank, yang telah mengembangkan model AI generatif yang disebut GigaChat, dan pemimpin teknologi Yandex, dengan model YandexGPT-nya, mendominasi pasar AI domestik Rusia.
Baca Juga: Ancaman Trump dan Fakta-fakta Soal Upaya BRICS Melengserkan Dolar AS
Rusia saat ini menempati peringkat ke-31 dari 83 negara berdasarkan implementasi, inovasi, dan investasi AI pada Indeks AI Global Tortoise Media yang berbasis di Inggris. Peringkat tersebut jauh di belakang, tidak hanya dari Amerika Serikat dan China, tetapi juga sesama anggota BRICS, India dan Brasil.
Sedangkan Universitas Stanford yang mengevaluasi 36 negara berdasarkan 42 indikator AI termasuk penelitian dan pengembangan, menempatkan Rusia di urutan ke-29.
Sberbank, yang telah mengembangkan model AI generatif yang disebut GigaChat, dan pemimpin teknologi Yandex, dengan model YandexGPT-nya, mendominasi pasar AI domestik Rusia.
Baca Juga: Ancaman Trump dan Fakta-fakta Soal Upaya BRICS Melengserkan Dolar AS
Rusia saat ini menempati peringkat ke-31 dari 83 negara berdasarkan implementasi, inovasi, dan investasi AI pada Indeks AI Global Tortoise Media yang berbasis di Inggris. Peringkat tersebut jauh di belakang, tidak hanya dari Amerika Serikat dan China, tetapi juga sesama anggota BRICS, India dan Brasil.
Sedangkan Universitas Stanford yang mengevaluasi 36 negara berdasarkan 42 indikator AI termasuk penelitian dan pengembangan, menempatkan Rusia di urutan ke-29.
(akr)
Lihat Juga :