Wall Street Variatif Saat Indeks S&P Dalam Jalur Terbaik 34 Tahun

Selasa, 01 September 2020 - 08:07 WIB
loading...
Wall Street Variatif...
Bursa saham Amerika Serikat (AS) Wall Street ditutup bervariasi pada perdagangan Senin (31/8) waktu setempat. Sementara S&P 500 mencetak kinerja terbaiknya. Foto/Dok
A A A
NEW YORK - Bursa saham Amerika Serikat (AS) Wall Street ditutup bervariasi pada perdagangan Senin (31/8) waktu setempat. Sementara S&P 500 mencetak kinerja terbaiknya dalam 34 tahun atau sejak 1986, Dow Jones kehilangan pijakan meski Nasdaq menanjak lebih tinggi berkat lonjakan saham Apple.

Dow Jones Industrial Average turun 223,82 poin, atau 0,78% hingga ditutup ke 28.430,05 sedangkan S&P 500 kehilangan 7,7 poin yang setara dengan 0,22% menjadi 3.500,31. Selanjutnya Komposit Nasdaq naik 79,82 poin atau 0,68% di posisi 11.775,46.

(Baca Juga: AS dan China Masih Bersitegang, Menko Luhut Pilih Siapa? )

Komitmen Federal Reserve menjaga laju inflasi dan suku bunga tetap rendah, ditambah perkembangan positif soal vaksin Covid-19 membuat saham reli. Selanjutnya tren positif saham teknologi telah membantu indeks S&P 500 dan Nasdaq mencapai rekor tertinggi pada bulan Agustus.

Di sisi lain negara-negara bagian seperti New Jersey terus mengurangi pembatasan pada hari Senin. Namun investor mencatat bahwa di seluruh Amerika Serikat, total kasus virus corona melonjak dimana terdapat 6 juta kasus pada hari Minggu dimana banyak negara di Midwest melaporkan infeksi meningkat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dunia di Ambang Kebangkrutan?...
Dunia di Ambang Kebangkrutan? Utang AS Tembus Rp666.215 Triliun
Satu Dekade Terakhir,...
Satu Dekade Terakhir, China Terus Meninggalkan Utang AS
Utang Amerika Bengkak...
Utang Amerika Bengkak jadi Rp635.572 Triliun, IMF: Ekonomi Global dalam Bahaya
Pengaruh Dolar AS di...
Pengaruh Dolar AS di Pasar Global Terancam di Tengah Politisasi Lembaga
The Fed Pangkas Suku...
The Fed Pangkas Suku Bunga Acuan, Ketiga Kalinya Sepanjang 2025
Diguncang Shutdown Terlama...
Diguncang Shutdown Terlama Pemerintah AS, Gubernur BI Ramal Ekonomi Dunia di Kisaran 3,1%
Rekor! Terdapat 771.000...
Rekor! Terdapat 771.000 Tunawisma di Seluruh Amerika Serikat
Lama Dimanja Belanja...
Lama Dimanja Belanja Online, Konsumen AS Kembali Padati Toko Fisik
Inovasi dalam Kebijakan
Inovasi dalam Kebijakan
Rekomendasi
HUT ke-80, SPS: Fondasi...
HUT ke-80, SPS: Fondasi Pers Nasional Terletak pada Integritas, Profesionalisme, dan Kepentingan Publik
Eks Waka BGN Sony Sonjaya...
Eks Waka BGN Sony Sonjaya Ajukan JC, Sebut 20 Nama Besar Diduga Terlibat Korupsi
Gempa Guncang Filipina,...
Gempa Guncang Filipina, 15 Orang Tewas
Berita Terkini
BPDP, Ditjenbun dan...
BPDP, Ditjenbun dan AKPY Latih 122 Pekebun Sawit OKI Tingkatkan Kualitas Panen
24 Negara Pembeli Minyak...
24 Negara Pembeli Minyak Terbesar AS, Cek Posisi Indonesia
Pegadaian Gelar Literasi...
Pegadaian Gelar Literasi Keuangan dan Investasi Emas di Kemendes PDT
RupiahCepat dan Bank...
RupiahCepat dan Bank DBS Kolaborasi Perluas Akses Pembiayaan
Bahlil Beberkan soal...
Bahlil Beberkan soal Rencana Pembentukan Bursa Mineral Indonesia
Pakar Ingatkan Galon...
Pakar Ingatkan Galon Guna Ulang Jangan Dipakai Lebih dari Setahun
Infografis
Menelusuri Jejak 6 Kartel...
Menelusuri Jejak 6 Kartel Paling Kejam dalam Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved