Palugada Tarif Trump ke BRICS, China Siapkan Langkah Besar Tinggalkan Dolar

Senin, 16 Desember 2024 - 08:33 WIB
loading...
A A A
Namun AS, dengan rezim baru yang akan datang, telah berusaha untuk mengakhiri hal tersebut. Meski demikian, hal itu tidak menghentikan blok ini untuk mempertahankan diri. Di tengah perseteruan BRICS dan AS, ancaman tarif 100% Trump telah terjawab, dengan China mengincar langkah kunci untuk meninggalkan dolar AS.

Sebuah laporan baru telah menyerukan agar China mengaitkan yuan ke mata uang non-dolar AS. Secara khusus, sebuah lembaga pemikir yang berbasis di Beijing mendesak para pembuat kebijakan untuk menjajaki sekumpulan mata uang untuk nilai tukar yuan. Langkah ini akan menciptakan lebih banyak fleksibilitas dalam hal kebijakan moneter domestik dan akan meningkatkan permintaan.

Baca Juga: Serangan Dahsyat Rusia Hancurkan 4 Peluncur Sistem Rudal Patriot AS di Ukraina

Kelompok China Finance 40 Forum, yang mengusulkan ide ini terdiri dari para pejabat senior regulator China dan para ahli keuangan. Selain itu, hal ini dirancang sebagai jawaban yang jelas untuk kekhawatiran, yang disampaikan oleh Donald Trump.

"Mengingat dolar yang lebih kuat dan ancaman tarif yang ditimbulkan oleh terpilihnya kembali Donald Trump, ketidakpastian eksternal yang meningkat dapat membatasi ruang gerak kebijakan moneter domestik yang bertujuan untuk menjaga keseimbangan internal dan eksternal," ujar kelompok tersebut dilansir dari Warcher Guru, Senin (16/12/2024). Oleh karena itu, menemukan 'jangkar baru' untuk mata uang ini akan melawan tekanan AS.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Purbaya Siap Terbitkan...
Purbaya Siap Terbitkan Panda Bond 23 Juli 2026, Bidik Dana dari China Rp18 Triliun
Rupiah Tertekan Sore...
Rupiah Tertekan Sore Ini, Dolar AS Menguat Tembus Rp17.930
Matikan Selat Hormuz!...
Matikan Selat Hormuz! AS dan Irak Deal Bangun Jalur Pipa Minyak Senilai Rp1.074 triliun
AS-Iran Saling Gempur,...
AS-Iran Saling Gempur, Harga Minyak Dunia Melonjak Tembus USD88 per Barel
Ekonomi China Kuartal...
Ekonomi China Kuartal II Tumbuh 4,3%, Terendah dalam 3 Tahun Terakhir
Trump Batal Pungut Biaya...
Trump Batal Pungut Biaya 20% di Selat Hormuz, Negara Teluk Janji Investasi Jumbo ke AS
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
Pertahanan Udara AS...
Pertahanan Udara AS Kewalahan Hadapi Rudal-rudal Iran yang Kian Canggih
Waspada! AS Rencanakan...
Waspada! AS Rencanakan Perang yang Lebih Luas dengan Iran
Rekomendasi
Run for Independence...
Run for Independence Day 81 Akan Digelar, MNC Life Berikan Perlindungan Jiwa bagi Seluruh Peserta
KPK Tetapkan Bupati...
KPK Tetapkan Bupati Lombok Barat Tersangka Dugaan Suap dan Gratifikasi
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
Berita Terkini
Bittime: Pasar Tokenisasi...
Bittime: Pasar Tokenisasi Aset RI Diramal Sentuh USD88 Miliar di 2030
Soal Peluang Harga Pertamax...
Soal Peluang Harga Pertamax Turun, Ditjen Migas: Belum Ada Pembahasan
Prediksi Ngeri Goldman...
Prediksi Ngeri Goldman Sachs: Harga Minyak Brent Bakal Meroket ke USD120 per Barel
IHSG Hari Ini Ditutup...
IHSG Hari Ini Ditutup Naik 1,74% ke Level 6.340
Bawa Semangat Slow Fashion,...
Bawa Semangat Slow Fashion, 7 UMKM Jogja Siap Menembus Pasar Lebih Luas di INACRAFT 2026
Bahlil Ramal 10 Tahun...
Bahlil Ramal 10 Tahun Lagi Kendaraan Listrik Bakal Digantikan Hidrogen
Infografis
Balas Dendam ke AS,...
Balas Dendam ke AS, China Naikkan Tarif Impor Jadi 125%
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved