Pendapatan PLN Berpotensi Tergerus Rp10 Triliun untuk Diskon Tarif Listrik
Jum'at, 27 Desember 2024 - 20:33 WIB
loading...
A
A
A
Selain itu, BUMN kelistrikan ini juga diminta tetap berkoordinasi dengan pihak terkait untuk menyikapi kebijakan yang ada dengan baik. "Ini dikoordinasikan dengan stakeholder terkait untuk menyikapi kebijakan-kebijakan yang ada dengan sebaik-baiknya," ungkap Sinthya.
Baca Juga: Galau PPN Naik Jadi 12 Persen di 2025, Pabrikan Mobil Cari Solusi!
Sebagaimana diketahui, diskon tarif listrik sebesar 50% tersebut akan diberikan kepada pelanggan rumah tangga dengan daya terpasang 450-2.200 volt ampere (VA). Jumlah pelanggan dengan daya yang sesuai ketentuan tersebut sebanyak 81,4 juta pelanggan, atau 97% dari total pelanggan 84 juta pelanggan PLN.
Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menjelaskan, diskon tarif listrik sebesar 50% itu akan otomatis berlaku saat pelanggan pascabayar membayar tagihan listrik bulan Januari dan Februari 2025. Sementara bagi pelanggan prabayar, diskon 50% didapatkan pelanggan saat membeli token listrik di bulan Januari dan Februari 2025.
"Untuk pelanggan prabayar, potongan 50% akan langsung didapatkan saat pelanggan membeli token listrik, baik itu di PLN Mobile, di ritel-ritel, di agen, dan dimanapun," jelas Darmawan.
Baca Juga: Galau PPN Naik Jadi 12 Persen di 2025, Pabrikan Mobil Cari Solusi!
Sebagaimana diketahui, diskon tarif listrik sebesar 50% tersebut akan diberikan kepada pelanggan rumah tangga dengan daya terpasang 450-2.200 volt ampere (VA). Jumlah pelanggan dengan daya yang sesuai ketentuan tersebut sebanyak 81,4 juta pelanggan, atau 97% dari total pelanggan 84 juta pelanggan PLN.
Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menjelaskan, diskon tarif listrik sebesar 50% itu akan otomatis berlaku saat pelanggan pascabayar membayar tagihan listrik bulan Januari dan Februari 2025. Sementara bagi pelanggan prabayar, diskon 50% didapatkan pelanggan saat membeli token listrik di bulan Januari dan Februari 2025.
"Untuk pelanggan prabayar, potongan 50% akan langsung didapatkan saat pelanggan membeli token listrik, baik itu di PLN Mobile, di ritel-ritel, di agen, dan dimanapun," jelas Darmawan.
(fjo)
Lihat Juga :