3 Alasan Kelas Menengah Indonesia Rentan Jatuh Miskin

Selasa, 31 Desember 2024 - 14:43 WIB
loading...
A A A

3. Kesenjangan Ekonomi



Kesenjangan antara kelas menengah dan kelas atas juga semakin mencolok. Kelas menengah yang berada di ambang kemiskinan mengalami kesulitan besar untuk menabung atau berinvestasi, yang semakin membatasi peluang mereka untuk memperbaiki kondisi keuangan. Sebagian besar warga kelas menengah hanya bisa bertahan hidup dengan pengeluaran yang pas-pasan, tanpa memiliki cadangan atau investasi untuk menghadapi masa depan yang lebih baik.

Baca Juga: 5 Cara Memulai Hidup Slow Living, Bikin Hidup Bahagia

Kondisi ini memperburuk ketimpangan ekonomi yang ada, dengan sebagian kecil masyarakat yang memiliki kemampuan finansial lebih untuk naik ke kelas atas.Dengan adanya penurunan jumlah kelas menengah, peningkatan pengeluaran yang tidak diimbangi dengan kenaikan pendapatan, dan kesenjangan ekonomi yang semakin lebar, kelas menengah Indonesia berada dalam posisi yang sangat rentan.

Pemerintah perlu segera mengambil langkah-langkah strategis untuk melindungi kelas menengah, seperti mempertahankan subsidi, menunda kenaikan pajak, serta meningkatkan literasi keuangan dan investasi di kalangan masyarakat. Tanpa langkah tersebut, ancaman menguras tabungan hingga turun kelas dan ketidakstabilan ekonomi dapat semakin mengancam stabilitas sosial dan ekonomi Indonesia.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Orang Super Kaya Indonesia...
Orang Super Kaya Indonesia Diramal Melonjak Tercepat di Dunia, tapi Kelas Menengah Menyusut
Optimisme Baru Ekonomi:...
Optimisme Baru Ekonomi: Laba Sejumlah BUMN Tumbuh Signifikan
Panaskan Mesin Ekonomi,...
Panaskan Mesin Ekonomi, Purbaya Tawarkan Bunga Kredit 4% untuk UKM Eksportir
Imbas BI Rate Naik,...
Imbas BI Rate Naik, Pasar Rumah Kelas Menengah Mulai Ngerem
Menakar Efek Domino...
Menakar Efek Domino Pertamax Rp16.250: Waspada Ancaman Inflasi
Harga Pertamax Melejit...
Harga Pertamax Melejit Jadi Rp16.250, Kelas Menengah Kian Terjepit
Histeria Ojol dan Kerentanan...
Histeria Ojol dan Kerentanan Ekstrem Pekerja 'Gig Economy'
Medan Tuan Rumah Rakernas...
Medan Tuan Rumah Rakernas Apeksi 2026, Momentum Rebranding Citra Kota
PHK Massal Berisiko...
PHK Massal Berisiko Gerus Kelas Menengah, Sekjen Perindo Ferry Kurnia Dorong Insentif Dunia Usaha
Rekomendasi
Gelar Demo di Depan...
Gelar Demo di Depan Kejati Jatim, KEMAKI Sampaikan 10 Tuntutan
Iran Ejek AS Ngotot...
Iran Ejek AS Ngotot Terapkan Tarif di Selat Hormuz: Biaya 20% Trump Terlalu Mahal
Gus Yahya Siap Mencalonkan...
Gus Yahya Siap Mencalonkan Kembali Jadi Ketum PBNU di Muktamar NU ke-35
Berita Terkini
Mengintegrasikan AI...
Mengintegrasikan AI Demi Mewujudkan Ekosistem Investasi Mass Market
UE Putar Haluan Kembali...
UE Putar Haluan Kembali ke Pelukan Rusia, Rogoh Dana Raksasa Rp123 Triliun demi LNG
Harga MinyaKita Tembus...
Harga MinyaKita Tembus Rp16.000 per Liter di Atas HET, Apa Sebabnya?
Kimia Farma Siapkan...
Kimia Farma Siapkan Rantai Layanan Hulu-Hilir Percepat Penanggulangan TB
Esgin dan Agraus Resources...
Esgin dan Agraus Resources Sinergi Garap Potensi Investasi Hijau dan Ekonomi Karbon
Kasus Hukum Febrie Momentum...
Kasus Hukum Febrie Momentum Audit Menyeluruh Tata Kelola Sawit Sitaan Negara
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved